Jumat, 15 Mei 2026

China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Bisa Menginfeksi Manusia

Penulis : Grace El Dora
21 Feb 2025 | 20:08 WIB
BAGIKAN
Seorang staf ambulans yang terlindungi sepenuhnya menunggu rekannya untuk mengambil pesanan di luar rumah sakit di Wuhan, Provinsi Hubei, China pada 26 Januari 2020. (Foto: EPA)
Seorang staf ambulans yang terlindungi sepenuhnya menunggu rekannya untuk mengambil pesanan di luar rumah sakit di Wuhan, Provinsi Hubei, China pada 26 Januari 2020. (Foto: EPA)

BEIJING, investor.id – Sebuah tim asal China telah menemukan virus corona kelelawar baru yang membawa risiko penularan dari hewan ke manusia. Pasalnya, kelelawar ini menggunakan reseptor manusia yang sama dengan virus penyebab Covid-19.

Penelitian ini dipimpin oleh Shi Zhengli, ahli virus terkemuka yang dikenal sebagai "wanita kelelawar" (batwoman) karena penelitiannya yang ekstensif tentang virus corona kelelawar. Penelitian dilakukan di Laboratorium Guangzhou bersama dengan para peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan Guangzhou, Universitas Wuhan, dan Institut Virologi Wuhan.

Shi terkenal karena karyanya di institut Wuhan yang telah menjadi pusat kontroversi tentang asal-usul Covid-19. Salah satu teori menyatakan virus itu berasal dari kebocoran laboratorium di kota tersebut.

ADVERTISEMENT

Meskipun belum ada konsensus tentang asal virus tersebut, beberapa penelitian menunjukkan virus tersebut berasal dari kelelawar dan menular ke manusia melalui inang hewan perantara. Shi membantah lembaga tersebut yang harus disalahkan atas wabah tersebut.

Penemuan terbaru adalah garis keturunan baru virus corona HKU5 yang pertama kali diidentifikasi pada kelelawar pipistrelle Jepang di Hong Kong. Virus baru tersebut berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga mencakup virus yang menyebabkan sindrom pernapasan Timur Tengah (Mers).

Virus tersebut mampu mengikat enzim pengubah angiotensin manusia (ACE2), reseptor sama yang digunakan oleh virus Sars-CoV-2 penyebab Covid-19 untuk menginfeksi sel.

"Kami melaporkan penemuan dan isolasi garis keturunan yang berbeda (garis keturunan 2) dari HKU5-CoV, yang tidak hanya dapat memanfaatkan ACE2 kelelawar tetapi juga ACE2 manusia dan berbagai ortolog ACE2 mamalia," tulis mereka dalam sebuah makalah yang diterbitkan dalam jurnal peer-review Cell pada Selasa (18/2/2025).

Adapun gen yang disebutkan ini ditemukan pada spesies berbeda dengan asal yang sama.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 40 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia