Jumat, 15 Mei 2026

Arab Saudi Investasi Astrowisata

Penulis : Grace El Dora
25 Feb 2025 | 18:43 WIB
BAGIKAN
Arab Saudi juga memanfaatkan warisan astronomi Islam yang kaya. (Foto: darksky.org)
Arab Saudi juga memanfaatkan warisan astronomi Islam yang kaya. (Foto: darksky.org)

RIYADH, investor.id – Pemerintah Arab Saudi berinvestasi Astrowisata telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia, dengan negara-negara memprioritaskan konservasi langit gelap. Di Amerika Serikat (AS), National Park Service melaporkan wisatawan pengamat bintang menyumbang miliaran dolar setiap tahun melalui akomodasi, tempat makan, dan penyewaan peralatan.

The Economic Times melaporkan di Asia Barat, pemerintah Arab Saudi berinvestasi besar-besaran dalam konservasi langit gelap dan pariwisata berkelanjutan. Dengan bentang alam gurun yang luas dan polusi cahaya yang minimal, Kerajaan ini berada pada posisi yang tepat untuk menarik wisatawan yang ingin merasakan keajaiban langit malam.

Negara ini, dengan langit gurunnya yang cerah, menjadikan astrowisata sebagai fokus utama. Cagar Alam AlUla Manara dan AlGharameel telah dikenal karena pemandangan malamnya yang murni dan proyek yang lebih besar sedang dikerjakan.

ADVERTISEMENT

Destinasi Laut Merah, yang saat ini sedang dikembangkan dan mencakup area seluas Belgia, akan segera menjadi Cagar Alam Langit Gelap terbesar di Timur Tengah.

Melindungi Langit Malam

Red Sea Global, pengembang di balik proyek ini, bekerja sama dengan para ahli pencahayaan untuk memastikan kepatuhan yang ketat terhadap pedoman polusi cahaya.

"Itu adalah tempat-tempat yang akan cukup jauh dari komunitas besar, tetapi itu adalah tempat di mana Anda akan melihat Bima Sakti dengan sangat jelas," jelas ketua Komite Tempat Langit Gelap untuk DarkSky International Dan Oakley seperti dikutip Selasa (25/2/2025).

Proyek ini menggabungkan solusi pencahayaan canggih, termasuk melindungi sumber cahaya, mengarahkan perlengkapan ke bawah, dan menggunakan lampu berwarna hangat.

"Menjaga kegelapan alami sangat penting bagi manusia dan planet ini," kata direktur asosiasi pencahayaan Red Sea Global Andrew Bates. Resor pertama di destinasi tersebut, Six Senses Southern Dunes, telah mencapai kepatuhan Langit Gelap.

Menjembatani Astronomi dan Budaya

Pemerintah Arab Saudi juga memanfaatkan warisan astronomi Islamnya yang kaya.

"Selama musim haji, kami menyoroti bagaimana benda-benda langit digunakan untuk navigasi ke Mekkah dan pengaturan waktu ritual," tutur Ahmed AlThaher, pimpinan astronomi untuk Akun, perusahaan aktivitas petualangan Red Sea Global.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 7 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 49 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 53 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia