China Akan Balas AS Atas Pukulan Tarif Trump
BEIJING, investor.id – Pemerintah China berjanji akan membalas Amerika Serikat (AS) atas pukulan tarif Presiden AS Donald Trump. Pihaknya akan mengambil semua tindakan balasan yang diperlukan setelah Trump mengatakan akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10% pada barang impor dari China.
Langkah terbaru Trump akan mulai berlaku pada Selasa (4/2/2025) bersamaan dengan penerapan pungutan sebesar 25% pada impor Kanada dan Meksiko. Langkah ini akan mengintensifkan perang dagang yang sedang terjadi antara dua ekonomi terbesar di dunia tersebut.
Tarif 10% pada impor China akan diberlakukan di atas pungutan yang sudah ada dengan tarif yang sama yang dikenakan Trump pada China awal bulan ini.
Trump menuduh China berkontribusi terhadap krisis fentanil yang mematikan di AS sebagai pembenarannya atas tarif tersebut. Sebagai respons, pemerintah China menanggapinya dengan mengatakan pemerintah AS “mengalihkan kesalahan”, lapor juru bicara Kementerian Perdagangan China seperti dikutip AFP, Jumat (28/2/2025).
"China adalah salah satu negara dengan kebijakan antinarkotika yang paling ketat dan menyeluruh di dunia. Namun, pihak AS selalu mengabaikan fakta-fakta ini. Jika pihak AS bersikeras menempuh jalannya sendiri, pihak China akan mengambil semua tindakan balasan yang diperlukan untuk mempertahankan hak dan kepentingannya yang sah," bunyi pernyataan itu.
Pernyataan itu juga memperingatkan kenaikan tarif tidak kondusif untuk menyelesaikan masalah AS. Sebaliknya, hal itu menambah beban pada perusahaan dan konsumen Amerika dan merusak stabilitas rantai industri global.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Tag Terpopuler
Terpopuler






