Israel Blokir Bantuan ke Gaza di Awal Ramadan
YERUSALEM, investor.id – Israel memblokir masuknya truk bantuan ke Gaza pada hari Minggu (2/3/2025) waktu setempat, bertepatan dengan awal Ramadan 1446 Hijriah. Pemblokiran imbas dari kebuntuan atas gencatan senjata selama enam minggu terakhir.
Seperti dilaporkan Reuters, Hamas meminta mediator Mesir dan Qatar untuk campur tangan dalam negosiasi gencatan senjata selanjutnya. Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya telah mengadopsi usulan utusan Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, untuk gencatan senjata sementara di Gaza selama periode Ramadan dan Paskah, beberapa jam setelah fase pertama gencatan senjata yang disepakati sebelumnya berakhir.
Jika disetujui, gencatan senjata akan menghentikan pertempuran hingga akhir masa puasa Ramadan sekitar tanggal 31 Maret 2025 dan hari raya Paskah Yahudi sekitar tanggal 20 April 2025.
Gencatan senjata bergantung pada Hamas yang membebaskan separuh sandera yang hidup dan mati pada hari pertama, dan sisanya dibebaskan pada akhir hari, jika kesepakatan mengenai gencatan senjata permanen dicapai.
Hamas sendiri diketahui berkomitmen pada gencatan senjata yang telah disepakati dan dijadwalkan untuk memasuki fase kedua. Termasuk negosiasi yang ditujukan untuk mengakhiri perang secara permanen, dan telah menolak gagasan perpanjangan sementara gencatan senjata 42 hari.
Di sisi lain, gencatan senjata antara Israel dan Hamas tampaknya cukup rapuh. Pejabat kesehatan setempat mengatakan tembakan Israel telah menewaskan empat warga Palestina dalam serangan terpisah di Jalur Gaza utara dan selatan.
Militer Israel mengatakan bahwa “tersangka” diidentifikasi dekat dengan pasukannya di Gaza utara dan bahwa mereka telah menanam bom. Serangan udara yang dilancarkan disebut Israel sebagai upaya “menghilangkan ancaman”.
Sumber-sumber dari Mesir mengatakan pada hari Jumat bahwa delegasi Israel di Kairo telah berupaya memperpanjang fase pertama selama 42 hari, sementara Hamas ingin beralih ke fase kedua kesepakatan gencatan senjata. Juru bicara Hazem Qassem mengatakan pada hari Sabtu, kelompok itu menolak “rumusan” Israel untuk memperpanjang fase pertama.
Pada tahap pertama gencatan senjata, Hamas menyerahkan 33 sandera Israel serta lima warga Thailand yang dikembalikan melalui pembebasan tak terjadwal. Langkah itu sebagai imbalan atas sekitar pelepasan 2.000 tahanan Palestina dari penjara Israel dan penarikan pasukan Israel dari beberapa posisi mereka di Gaza.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

