Fakta-fakta Tentang Kebakaran Hutan Hebat di Jepang
JAKARTA, investor.id – Kebakaran hutan terjadi di Jepang sejak Rabu (26/2/2025). Penyiar publik NHK pada Senin (3/3/2025) melaporkan petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan kebakaran yang terjadi di hutan sekitar Ofunato. Berikut ini fakta-fakta tentang kebakaran hutan hebat di Jepang.
Kebakaran hutan tersebut merupakan yang terburuk di Jepang dalam lebih dari tiga dekade atau sejak akhir 1980-an, menurut Badan Penanggulangan dan Kebakaran Jepang seperti dikutip pada Selasa (4/3/2025).
Petugas pemadam kebakaran yang didukung helikopter militer juga masih berjuang mengendalikan kobaran api yang membakar ribuan hektare (Ha) lahan setiap harinya.
Evakuasi
Menurut laporan Kyodo News pada Sabtu (1/3/2025), lebih dari seratus rumah tangga di wilayah timur laut Jepang diperintahkan untuk mengungsi karena kebakaran hutan yang telah berlangsung.
Pemerintah Prefektur Iwate mengeluarkan perintah baru bagi 333 orang dari 141 rumah untuk mengungsi. Kini, lebih dari 4.000 penduduk yang telah diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka.
Laporan lembaga penyiaran publik NHK, yang dikutip Anadolu, melaporkan hampir 1.200 penduduk telah mengungsi ke fasilitas penampungan.
Pengerahan Petugas Pemadam Kebakaran
Menurut laporan Kyodo News pada Minggu (2/3/2025), Badan penanggulangan bencana Jepang meminta lebih banyak departemen pemadam kebakaran di seluruh negeri untuk bergabung. Tim berjumlah besar dikerahkan untuk melawan kebakaran hutan yang terus menyebar di prefektur timur laut Iwate.
Hampir 1.700 petugas pemadam kebakaran dari sekitar 450 departemen di seluruh negeri telah bergabung dalam upaya mengendalikan kobaran api. Wilayah yang terbakar telah meluas selama lima hari sejak Rabu di Ofunato, menurut Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran.
Badan tersebut baru-baru ini meminta pemerintah Hokkaido dan Yokohama untuk mengirimkan beberapa petugas pemadam kebakaran mereka ke Ofunato.
Petugas pemadam kebakaran dengan dukungan udara dari helikopter, termasuk dari Pasukan Bela Diri, telah berhasil mencegah api menyebar ke daerah permukiman Ofunato di sepanjang pantai Pasifik.
Hampir 1.800 Ha hutan dan lahan telah terbakar hingga Minggu, meningkat 400 Ha sejak hari sebelumnya.
Dampak
Sejauh ini, beberapa titik kebakaran telah menghanguskan sekitar 2.100 Ha lahan. Sementara dalam 24 jam terakhir, seluas 3.000 Ha lahan lainnya telah terbakar.
Dengan dukungan helikopter militer Jepang, Japan's Self-Defense Forces (SDF), petugas pemadam kebakaran berjuang melawan kobaran api dari udara dan darat, sementara asap menyebar ke arah pemukiman.
Setidaknya satu orang tewas dan lebih dari 80 bangunan mengalami kerusakan.
"Kami khawatir dengan meluasnya kebakaran. Kami percaya pada kekuatan pemadaman dari udara dan darat. Kami akan berusaha memadamkan api," kata Wali Kota Ofunato Fuchigami Kiyoshi.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






