Jumat, 15 Mei 2026

Tak Mau Kalah, China Tambah Anggaran Pertahanan 7,2% Tahun Ini

Penulis : Grace El Dora
5 Mar 2025 | 21:43 WIB
BAGIKAN
Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China berjalan di lapangan Tiananmen, Beijing pada Rabu (5/3/2025). (Foto: ANTARA/ Desca Lidya Natalia)
Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China berjalan di lapangan Tiananmen, Beijing pada Rabu (5/3/2025). (Foto: ANTARA/ Desca Lidya Natalia)

BEIJING, investor.id – Tak mau kalah dari negara-negara lain, anggaran pertahanan China naik 7,2% menjadi 1,78 triliun yuan atau sekitar Rp 4,05 kuadriliun pada 2025. Sebelumnya, Inggris, Taiwan, hingga negara-negara Eropa juga dikabarkan menaikkan anggaran pertahanan masing-masing.

"Kami akan menjaga keamanan nasional dan stabilitas sosial. Kami akan sepenuhnya menerapkan pendekatan holistik terhadap keamanan nasional, meningkatkan lembaga dan mekanisme untuk menjaga keamanan nasional dan memodernisasi sistem dan kapasitas keamanan nasional China," papar Perdana Menteri (PM) China Li Qiang dalam pembukaan Sidang Kongres Rakyat Nasional China (NPC) di Balai Agung Rakyat, Beijing, Rabu (5/3/2025).

Laporan Kinerja dan Anggaran Pemerintah Pusat dan Daerah 2024 serta Rancangan Anggaran Pemerintah Pusat dan Daerah 2025 menyebutkan pengeluaran China untuk pertahanan nasional mencapai 1,78 triliun yuan atau naik 7,2% dibandingkan pada 2024 yang sebesar 1,665 triliun yuan (sekitar Rp 3,77 kuadriliun).

ADVERTISEMENT

"Kami akan menegakkan sistem untuk memastikan stabilitas sosial, memperkuat tata kelola keamanan publik dan memperkuat infrastruktur dan kemampuan tanggap darurat di tingkat dasar," imbuhnya.

PM Li menyampaikan hal ini di hadapan 2.879 anggota NPC dan pejabat Partai Komunis China (PKC).

Sidang National People's Congress (NPC) adalah bagian dari rangkaian sidang parlemen "Dua Sesi" yang berlangsung pada 4-11 Maret 2025. Sidang nasional ini bertujuan untuk mengkaji laporan kerja pemerintah pusat 2024 dan menetapkan rencana kerja pemerintah China pada 2025.

"Kami akan meningkatkan pelatihan militer dan kesiapan tempur, mempercepat pengembangan kemampuan tempur baru, dan membangun kerangka militer modern dengan karakteristik China sehingga dapat dengan kuat menjaga kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan China," kata dia.

PM Li menyebutkan, pemerintah akan menyelesaikan tugas-tugas yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Lima Tahun ke-14 untuk memperkuat militer. Selain itu, pihaknya juga mengintensifkan pelaksanaan proyek-proyek besar terkait pertahanan dan bergerak lebih cepat untuk mengembangkan sistem informasi jaringan.

"Kami akan melakukan upaya terkoordinasi untuk mempromosikan reformasi sipil militer, menyempurnakan kerangka kerja dan tata kelola ilmu pengetahuan, teknologi dan industri terkait pertahanan serta meningkatkan mekanisme kerja untuk mengembangkan strategi nasional maupun kemampuan strategis yang terpadu," tambah PM Li.

Pemerintahan di setiap tingkatan, ungkap PM Li, akan memberikan dukungan yang kuat untuk pengembangan pertahanan nasional dan angkatan bersenjata dan menyempurnakan mekanisme untuk memperkuat dukungan timbal balik antara sektor sipil dan militer.

Secara keseluruhan, anggaran pemerintah pusat China pada 2025 diproyeksikan meningkat sebesar 6,9% menjadi 4,35 triliun yuan (sekitar Rp 9,8 kuadrilun).

Pos pengeluaran utama pemerintah pusat adalah 64,506 miliar yuan (sekitar Rp 146,4 triliun) untuk upaya diplomatik atau naik 8,4%, sebesar 1,78 triliun yuan (sekitar Rp 4 kuadriliun) untuk pertahanan nasional atau naik 7,2%, 242,828 miliar yuan (sekitar Rp 551 triliun) untuk keamanan dalam negeri atau naik 7,3%.

Selanjutnya sebesar 174,443 miliar yuan (sekitar Rp395 triliun) untuk pendidikan atau naik 5%, 398,119 miliar yuan (sekitar Rp 903 triliun) untuk sains dan teknologi atau naik 10%.

Sebanyak 131,66 miliar yuan (sekitar Rp 298 triliun) untuk cadangan biji-bijian, minyak goreng dan bahan pangan lainnya atau naik 6,1%, serta 834,55 miliar yuan (sekitar Rp 1,88 kuadriliun) untuk pembayaran bunga utang atau naik 10,2%.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 2 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia