PM Kanada Justin Trudeau Dituduh Gunakan Sengketa Tarif untuk Tetap Berkuasa
WASHINGTON, investor.id – Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau dituduh menggunakan sengketa tarif untuk tetap berkuasa. Tuduhan tersebut datang dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Trump mengatakan Trudeau telah memanfaatkan perang dagang antara Kanada dengan AS untuk mempertahankan kekuasaan, setelah mereka berbicara dalam panggilan "yang agak bersahabat" pada Rabu (5/3/2025).
AFP pada Kamis (6/3/2025) melaporkan, Trump menyampaikan hal ini lewat unggahan di media sosial.
“(Perdana Menteri Trudeau) tidak dapat memberi tahu saya kapan Pemilu Kanada berlangsung, yang membuat saya penasaran, seperti, apa yang terjadi di sini? Saya kemudian menyadari dia mencoba menggunakan masalah ini untuk tetap berkuasa," tuduh Trump, seperti dikutip AFP, Kamis.
Sebelumnya, PM Trudeau telah mengumumkan pengunduran dirinya pada Januari 2025. Ia akan secara resmi mengundurkan diri setelah kontes kepemimpinan partai Liberal akhir pekan ini memilih penggantinya untuk memimpin Kanada.
Orang yang memenangkan kontes tersebut akan menjadi perdana menteri Kanada dan akan memiliki wewenang untuk mengadakan pemilihan federal berikutnya. Pemilihan berikutnya harus diadakan paling lambat Oktober 2025, meskipun analis politik mengatakan pemilihan tersebut dapat dilakukan lebih awal.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






