Jumat, 15 Mei 2026

Trump Ancam Sanksi Skala Besar pada Rusia

Penulis : Grace El Dora
10 Mar 2025 | 09:25 WIB
BAGIKAN
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meminta kedutaan besar AS di seluruh dunia untuk bersiap menghadapi pemangkasan staf. (Foto: Reuters)
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah meminta kedutaan besar AS di seluruh dunia untuk bersiap menghadapi pemangkasan staf. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, investor.id – Setelah berminggu-minggu menjauhkan Amerika Serikat (AS) dari Ukraina, Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan sanksi dan tarif "skala besar" pada Rusia. Menurut Trump, sanksi akan diperluas pada Rusia, hingga mencapai kesepakatan damai dengan Ukraina.

"Berdasarkan fakta Rusia benar-benar "menggempur" Ukraina di medan perang saat ini, saya sangat mempertimbangkan Sanksi Perbankan, Sanksi, dan Tarif dalam skala besar pada Rusia hingga Gencatan Senjata dan PERJANJIAN PENYELESAIAN AKHIR PERDAMAIAN TERCAPAI. Kepada Rusia dan Ukraina, segeralah berunding, sebelum terlambat. Terima kasih!!!" ungkap Trump dalam sebuah unggahan di media sosialnya Truth Social, seperti dikutip NBC internasional, Senin (10/3/2025).

Ancamannya muncul seminggu setelah bentrokan sengit di Ruang Oval dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menggagalkan harapan untuk kesepakatan mineral tanah jarang yang sangat dinanti-nantikan.

ADVERTISEMENT

Pertemuan tersebut menambah kekhawatiran yang berkembang, soal kebijakan AS terhadap Rusia melunak dan memicu perebutan di Eropa tentang siapa yang akan mengisi kekosongan jika AS menarik dukungannya terhadap Ukraina.

Trump telah menghabiskan beberapa minggu terakhir untuk mengecam Zelensky. Pekan lalu, pemerintah AS mengatakan pihaknya akan menghentikan pemberian bantuan militer dan berbagi informasi intelijen dengan Ukraina.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Kamis (6/3/2025) tampaknya memberikan pratinjau sanksi tambahan terhadap Rusia dalam sambutannya di hadapan Economic Club of New York. Ia mengatakan, pemerintahan Trump telah mempertahankan sanksi yang lebih ketat terhadap Rusia dan siap untuk melakukan sepenuhnya jika itu akan memberikan pengaruh dalam negosiasi perdamaian.

"Sesuai arahan Presiden Trump, sanksi akan digunakan secara eksplisit dan agresif untuk dampak maksimal yang segera," tutur Bessent.

Bessent juga menuduh pemerintahan Biden menjatuhkan "sanksi lemah" pada sektor energi Rusia, yang menurutnya memainkan faktor utama dalam pembiayaan berkelanjutan mesin perang Rusia. Bessent menuduh Biden mengambil pendekatan yang lebih lunak terhadap sanksi karena apa yang disebutnya kekhawatiran tentang tekanan ke atas pada harga energi AS selama musim pemilihan".

Bessent juga mengklaim pemerintahan Biden mencabut sanksi AS terhadap Rusia pada Januari 2025, tetapi tidak jelas apa yang dimaksudnya. Sepuluh hari sebelum pelantikan Trump, Departemen Keuangan menerapkan sanksi besar-besaran pada sektor energi Rusia dan tidak ada bukti AS melonggarkan sanksi.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 53 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 57 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia