Bandara London Ditutup Sementara Setelah Kebakaran Besar
LONDON, investor.id – Bandara London ditutup sementara setelah kebakaran besar. Menurut laporan pejabat bandara, pada Jumat (21/3/2025) terjadi kebakaran di gardu listrik dekat lokasi tersebut menyebabkan pemadaman listrik.
"Heathrow mengalami pemadaman listrik yang signifikan di seluruh bandara ... Sementara petugas pemadam kebakaran menanggapi insiden tersebut, kami tidak memiliki kejelasan kapan listrik dapat dipulihkan dengan andal," kata juru bicara Heathrow seperti dikutip CNBC internasional, Jumat.
"Kami memperkirakan gangguan yang signifikan selama beberapa hari mendatang dan penumpang tidak boleh bepergian ke bandara dalam keadaan apa pun hingga bandara dibuka kembali," jelas juru bicara tersebut.
Menteri Energi Inggris Ed Miliband menggambarkan kebakaran itu sebagai kebakaran "dahsyat". Miliband menambahkan generator cadangan bandara telah terpengaruh oleh kebakaran tersebut, menurut laporan Reuters.
Dia mengatakan National Grid sedang mencoba menggunakan sistem cadangan lain untuk memulihkan listrik ke bandara. Menurut Miliband, penyebab kebakaran belum diketahui tetapi tidak ada dugaan tindak kejahatan.
Pemadaman listrik juga memengaruhi sekitar 16.000 rumah di sekitar bandara. Hingga pukul 8 pagi GMT, pasokan listrik telah pulih ke semua kecuali sekitar 4.900 rumah, menurut perusahaan energi Inggris Scottish and Southern Electricity Networks.
Baca Juga:
Asing Incar Penumpang Pesawat RIBandara akan tetap ditutup hingga setidaknya pukul 11:59 malam waktu setempat pada Jumat.
Penerbangan Dibatalkan dan Dialihkan
Penutupan bandara tersibuk di Eropa tersebut mengganggu lebih dari 120 penerbangan yang sedang mengudara dan terpaksa dialihkan atau kembali ke bandara asal, menurut situs pelacakan penerbangan Flightradar24.
Perusahaan tersebut mengatakan 679 penerbangan dijadwalkan mendarat dan 678 penerbangan dijadwalkan lepas landas dari Heathrow hari ini. Sekitar 145.000 penumpang dapat terpengaruh oleh penutupan tersebut, menurut perusahaan data penerbangan Cirium.
United Airlines mengatakan tujuh penerbangannya dialihkan atau dikembalikan ke bandara asal karena penutupan tersebut. Pihaknya menambahkan, semua penerbangan ke London Heathrow pada Jumat telah dibatalkan.
"Kami bekerja sama dengan pelanggan kami untuk menawarkan pilihan perjalanan alternatif," terang maskapai itu dalam pernyataan resminya.
Emirates, Air India, SAS, dan Aer Lingus membatalkan semua penerbangan ke dan dari Heathrow pada Jumat, ungkap Reuters. Sedangkan NBC News melaporkan penerbangan lainnya telah dialihkan ke Bandara London Gatwick.
Virgin Atlantic mengatakan pihaknya memperkirakan akan ada beberapa pembatalan penerbangan di Heathrow pada Jumat.
"Kami dengan hormat meminta pelanggan untuk tidak menghubungi pusat kontak kami karena volume panggilan yang tinggi saat ini dan sebagai gantinya memeriksa status penerbangan Anda," kata maskapai itu di situs webnya.
Bandara Heathrow diperkirakan memiliki 1.300 lepas landas dan pendaratan di bandara tersebut per hari, menurut situs webnya. Heathrow menangani rekor 83,9 juta penumpang tahun lalu, menjadi peningkatan hampir 6% dari 2023.
Pejabat bandara mengatakan mereka akan memberi tahu wisatawan ketika informasi lebih lanjut tentang dimulainya kembali operasi tersedia.
Wisatawan dapat memeriksa situs web Bandara Heathrow atau platform media sosial, termasuk X.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

