Jumat, 15 Mei 2026

Ribuan Jamaah Muslimin Gelar Salat Idul Fitri 1446 H Lebih Awal

Penulis : Rino Fajar Setiawan
30 Mar 2025 | 14:54 WIB
BAGIKAN
Ribuan Jamaah Muslimin (Hizbullah) menggelar salat Idul Fitri 1446 Hijriah lebih awal di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Jawa Barat,pada Minggu pagi (30/3/2025). (Foto: B-Universe/ Rino Fajar Setiawan)
Ribuan Jamaah Muslimin (Hizbullah) menggelar salat Idul Fitri 1446 Hijriah lebih awal di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Jawa Barat,pada Minggu pagi (30/3/2025). (Foto: B-Universe/ Rino Fajar Setiawan)

BEKASI, investor.id – Ribuan Jamaah Muslimin (Hizbullah) menggelar salat Idul Fitri1446 Hijriah lebih awal di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) pada Minggu (30/3/2025) pagi. Salat yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh imam Ahmad Sholeh.

Penanggung Jawab Pelaksanaan Salat Idulfitri Jamaah Muslimin (Hizbullah), Akhirul Soleh, mengatakan penetapan 1 Syawal dilakukan berdasarkan metode rukyatul hilal global yang merujuk pada pengamatan di negara-negara Jazirah Arab.

“Kalau kita melihat ijtima di Indonesia, memang paling tercepat itu adalah 17.59. Nah, ada pun terpaut di antara masing-masing toriqoh, hisab, dan falak. Paling terjauh itu adalah sekitar 18.30. Nah, semakin ke barat, itu akan semakin tinggi. Kalau di sini 0 sekian derajat, Saudi sudah menyatakan di atas dua derajat. Nah, termasuk di dalamnya ada Maroko, ada Oman, dan berbagai negara muslim di wilayah barat, Timur Tengah, terutama, sudah menyatakan melihat hilal,” kata Akhirul Soleh.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, ia menegaskan Jamaah Muslimin (Hizbullah) yang mempercayai metode rukyatul hilal global menetapkan 1 Syawal jatuh pada 30 Maret 2025.

“Oleh karena kami, para ikhwan sekalian, para masyarakat yang meyakini adanya rukyatul global, memutuskan juga bahwa satu Syawal jatuh pada hari ini, yakni tanggal 30 Maret 2025,” lanjutnya.

Akhirul Soleh juga mengungkapkan pelaksanaan salat Idul Fitri tahun ini dihadiri oleh Jamaah Muslimin (Hizbullah) wilayah Bekasi, baik laki-laki maupun perempuan.

“Kita melaksanakan salat Idul Fitri di lokasi, tepatnya di halaman Dinas Kesehatan Kota Bekasi,” kata dia.

Ia menegaskan perbedaan pelaksanaan salat Idul Fitri dengan pemerintah bukan berarti menolak keputusan yang telah ditetapkan oleh otoritas resmi. Rukyatul hilal yang dilakukan oleh Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) sebagai dasar penetapan pemerintah sudah benar.

Namun, kaum Muslimin yang menggunakan rukyatul hilal global pun tidak dapat dianggap keliru.

“Alhamdulillah, dari setiap tahunnya, pelaksanaan kegiatan salat Idul Fitri, perbedaan dengan pemerintah bukan berarti kita menolak apa yang hari ini diputuskan oleh pemerintah. Tapi ketika kita bicara masalah fiqih, kita kembali, sebagaimana hari ini diyakini masing-masing pengamalan ilmu fiqihnya. Jadi apa yang menjadi ketetapan oleh pemerintah itu sudah benar,” terangnya.

“Ya, adapun kaum Muslimin yang hari ini melaksanakan rukyatul global pun, itu tidak salah,” pungkasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia