Jumat, 15 Mei 2026

Satu WN China Jadi Korban Gempa Myanmar, Begini Kata Pemerintahnya

Penulis : Grace El Dora
1 Apr 2025 | 07:56 WIB
BAGIKAN
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun. (Foto: ANTARA/ Desca Lidya Natalia)
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun. (Foto: ANTARA/ Desca Lidya Natalia)

BEIJING, investor.id – Satu warga negara (WN) China menjadi korban gempa bumi yang terjadi di Myanmar, sedangkan 15 lainnya luka-luka. Kementerian Luar Negeri China mengonfirmasi ini dalam konferensi pers di Beijing, Senin (31/3/2025), berikut pernyataan resminya terkait hal ini.

"Sejauh ini, telah diketahui satu warga negara China tewas dan 15 lainnya luka-luka karena gempa bumi dahsyat di Myanmar," tutur Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun, Senin. Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal China di Myanmar membantu keluarga korban dalam penanganan hal tersebut, katanya.

Gempa dengan Magnitudo 7,7 pada kedalaman 10 kilometer (km) mengguncang Sagaing, Myanmar, Jumat (28/3/2025). Akibat gempa tersebut, otoritas Myanmar mengatakan hingga Minggu (30/3/2025) setidaknya 1.700 orang tewas, 3.400 orang terluka, dan 300 lainnya masih hilang.

ADVERTISEMENT

"Misi diplomatik China di Myanmar akan terus melakukan segala yang kami bisa untuk membantu warga negara kami yang mengalami luka-luka atau terkena dampak bencana," tambah Guo Jiakun.

Ia melanjutkan, Presiden China Xi Jinping juga sudah mengirimkan pesan kepada pemimpin Myanmar Min Aung Hlaing untuk menyampaikan belasungkawa atas korban yang meninggal dunia serta simpati kepada keluarga-keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka dicintai maupun kepada para korban luka dan orang-orang yang berada di zona gempa.

"Segera setelah gempa bumi terjadi, China meluncurkan respons darurat berupa operasi penyelamatan dan perlindungan konsuler secara menyeluruh. Tim penyelamat dan medis dari Provinsi Yunnan juga sudah tiba di Myanmar dalam waktu 18 jam. Tim tersebut menjadi tim penyelamat internasional pertama yang tiba di lokasi kejadian," tambah Guo Jiakun.

Tim penyelamat China, menurut dia, bekerja sama dengan penyelamat lokal dan berhasil mengeluarkan seorang korban selamat dari bawah reruntuhan.

Tim Pencarian dan Penyelamatan China (CSAR), Tim Pencarian dan Penyelamatan Internasional China (CISAR), tim penyelamat yang dikirim oleh SAR Hong Kong dan Tim Penyelamatan Darurat Internasional dari Palang Merah China juga menuju ke Myanmar pada Ahad (30/3) malam, kata Guo Jiakun.

"Kelompok penyelamat nonpemerintah dari China juga tiba di Myanmar. Setidaknya sekitar 400 pakar, penyelamat dan pekerja medis China bekerja keras melawan waktu di lapangan. Mereka telah menyelamatkan enam korban selamat sejauh ini," jelas dia.

Otoritas China, kata Guo Jiakun, telah mengumumkan bantuan kemanusiaan darurat senilai 100 juta yuan dan menyalurkan perlengkapan yang sangat dibutuhkan para korban termasuk tenda, perlengkapan pertolongan pertama, makanan, dan air minum ke Myanmar.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia