Bea Cukai China Tangguhkan Kualifikasi Ekspor 16 Perusahaan AS
BEIJING, investor.id – Otoritas China mengumumkan berbagai sanksi terhadap perusahaan dan sumber daya mineral Amerika Serikat (AS) pada Jumat (4/4/2025). Kementerian Perdagangan China menjatuhkan sanksi terhadap 16 perusahaan militer AS karena mengekspor barang-barang dengan penggunaan ganda (barang-barang yang dapat digunakan untuk keperluan militer dan sipil).
Kementerian tersebut juga mengumumkan kontrol ekspor pada tanah jarang seperti samarium, gadolinium, terbium, disprosium, rutenium, skandium, dan itrium.
Administrasi Umum Bea Cukai, selaku otoritas bea cukai China, mengatakan akan menangguhkan kualifikasi ekspor untuk enam perusahaan AS yang terkait dengan penerimaan dan daging rumah tangga seperti sorgum dan unggas karena masalah karantina.
Lebih jauh, otoritas China menyatakan pihaknya mengajukan pengaduan kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dengan alasan pelanggaran aturan perdagangan mengenai tarif timbal balik AS dan langkah-langkah perdagangan lainnya.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif timbal balik tambahan sebesar 34% terhadap China, membuat otoritas China juga mengumumkan 'tarif balasan' sebesar 34% terhadap semua impor AS.
Laporan China Central Television (CCTV) menyebutkan, Dewan Negara China mengumumkan mulai pukul 12:01 siang pada 10 April 2025 tarif tambahan sebesar 34% akan dikenakan terhadap impor AS.
"Untuk barang yang dikirim sebelum waktu acuan ini, jika diimpor sebelum 13 Mei, tidak akan dikenakan tarif tambahan," tambah Dewan Negara, Jumat.
Selain itu, otoritas China mengumumkan berbagai sanksi terhadap perusahaan dan sumber daya mineral AS.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






