Jumat, 15 Mei 2026

Netanyahu Akan ke AS untuk Temui Donald Trump

Penulis : Grace El Dora
5 Apr 2025 | 23:50 WIB
BAGIKAN
Pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Presiden AS Donald Trump. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)
Pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu (kiri) dan Presiden AS Donald Trump. (Foto: ANTARA/Anadolu/py)

MOSKOW, investor.id – Kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat (AS) bertemu Presiden AS Donald Trump. Kunjungan yang dijadwalkan untuk 7 April 2025 ini berkaitan dengan pembahasan tarif Trump, lapor portal berita Axios pada Sabtu (5/4/2025), mengutip sumber anonim yang mengetahui rencana tersebut.

Bersamaan dengan penerapan tarif Trump, agenda pertemuan tersebut dilaporkan juga akan mencakup situasi di Jalur Gaza dan krisis nuklir Iran. Namun, Sputnik melaporkan rencana ini dapat berubah karena Netanyahu juga diperkirakan akan menjalani sidang kasus korupsinya.

Selain itu, Netanyahu juga dilaporkan harus meminta kepada hakim untuk membatalkan sidang tersebut agar bisa pergi ke AS. Netanyahu dan Trump terakhir kali bertemu pada awal Februari 2025, setelah itu Presiden AS mengungkapkan rencana untuk mengambil alih kendali atas Jalur Gaza.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya pada Rabu (2/4/2025), Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan tarif dasar 10% untuk semua impor ke AS mulai 5 April 2025. Sementara tarif timbal balik yang lebih tinggi terhadap negara dan wilayah yang memiliki defisit perdagangan terbesar dengan AS akan mulai berlaku pada 9 April 2025.

Tarif impor atas barang-barang dari Israel akan mencapai 17%.

Pada 1 April 2025 kantor kepala otoritas Israel menyatakan Israel telah membatalkan semua tarif atas barang yang diimpor dari AS. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat aliansi strategis bilateral dan menurunkan biaya hidup di Israel.

Perjanjian perdagangan bebas pada 1985 antara AS dan Israel telah membebaskan 99% barang impor dari AS dari bea cukai, yang berarti keputusan saat ini hanya akan memengaruhi sejumlah produk yang sangat terbatas. Ini terutama berpengaruh pada makanan impor dan produk pertanian, tambah kantor tersebut.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia