Pejabat The Fed Sebut Pasar Belum Perlu Intervensi
WASHINGTON, investor.id – Presiden The Federal Reserve (The Fed) Bank of Minneapolis Neel Kashkari menyebut pasar belum perlu intervensi. Kahkari mengatakan, dirinya tidak melihat tekanan di pasar obligasi (Treasury) yang memerlukan intervensi oleh bank sentral AS.
"Saya belum melihat dislokasi besar, saya melihat beberapa tekanan tetapi pasar tampaknya menyesuaikan diri dengan baik sejauh ini," terang Kashkari seperti dikutip CNBC internasional, Jumat (11/4/2025).
Kashkari mengatakan The Fed memiliki alat untuk merespons jika diperlukan, tetapi hanya dalam keadaan yang parah.
"The Fed atau Treasury turun tangan harus dilakukan dengan enggan, harus dilakukan ketika itu benar-benar dibutuhkan," ungkapnya.
Treasury dan dolar AS biasanya bertindak sebagai tempat berlindung yang aman selama gejolak pasar, tetapi dalam beberapa hari terakhir investor telah bergerak ke arah sebaliknya. Imbal hasil, terutama pada utang jangka panjang, telah melonjak sementara dolar telah jatuh.
Kashkari mengawasi Program Bantuan Aset Bermasalah, sebuah langkah pendanaan darurat yang dioperasikan oleh Departemen Keuangan AS, selama krisis keuangan 2008-2009.
Kepala The Fed Minneapolis mengulangi pandangannya bahwa potensi dampak inflasi dari tarif membuat The Fed cenderung tidak menurunkan suku bunga, bahkan dalam menghadapi ekonomi yang melemah. Sejumlah pembuat kebijakan telah menyatakan sentimen serupa dalam beberapa hari terakhir.
Saat ini, mengingat inflasi yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir dan pertumbuhan harga masih di atas target 2% bank sentral, sudah tepat bagi The Fed untuk memrioritaskan sisi inflasi dari mandatnya, kata Kashkari.
"Saya pikir kita harus sangat berhati-hati dalam mengambil langkah yang berpotensi menunjukkan pelemahan, yang menurut saya tidak ada, tetapi melemahnya komitmen Fed untuk menurunkan inflasi sepenuhnya. Kita perlu menyelesaikan pekerjaan pada inflasi," kata Kashkari.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






