Jumat, 15 Mei 2026

Donald Trump Sedang Pertimbangkan untuk Memecat Gubernur The Fed

Penulis : Grace El Dora
19 Apr 2025 | 14:40 WIB
BAGIKAN
Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett. (Foto: Reuters)
Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, investor.id – Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk memecat gubernur The Federal Reserve (The Fed). Timnya sedang mempelajari masalah tersebut, ketika ditanya apakah memecat Gubernur The Fed Jerome Powell merupakan suatu pilihan.

"Presiden dan timnya akan terus mempelajari masalah tersebut," ujar Hassett di Gedung Putih saat menanggapi sebuah pertanyaan seperti dikutip Reuters, Sabtu (19/4/2025).

Pertukaran pendapat Hassett dengan pers terjadi sehari setelah Trump meningkatkan perseteruan yang telah lama membara dengan gubernur The Fed. Ia menuduh Powell bermain politik dengan tidak memangkas suku bunga.

ADVERTISEMENT

Presiden AS itu juga menegaskan ia memiliki kekuasaan untuk mengusir Powell dari pekerjaannya dengan sangat cepat.

Hassett tampaknya menjauhkan diri dari bukunya pada 2021, “The Drift: Stopping America's Slide to Socialism”. Dalam buku tersebut, ia berpendapat memecat Powell selama masa jabatan pertama Donald Trump akan merusak reputasi The Fed sebagai pengelola pasokan uang negara yang objektif dan independen serta dapat membahayakan kredibilitas dolar AS dan menghancurkan pasar saham.

"Saya pikir saat itu, pasar berada di tempat yang sama sekali berbeda. Dan, Anda tahu, saya merujuk pada analisis hukum yang kita miliki saat itu. Dan jika ada analisis hukum baru yang mengatakan sesuatu yang berbeda, maka kita perlu memikirkan kembali tanggapan kita," ungkap Hassett.

Tidak segera jelas analisis hukum baru apa yang dirujuknya. Tetapi kasus tentang apakah Trump melampaui kewenangannya dalam memecat dua Demokrat dari dewan buruh federal yang sekarang tertunda di Mahkamah Agung sedang diawasi dengan ketat sebagai preseden potensial apakah Donald Trump dapat menyingkirkan Jerome Powell.

Powell telah mengatakan undang-undang tidak akan mengizinkan pemecatannya dan ia tidak akan mengundurkan diri meski diminta oleh Trump. Powell bermaksud untuk menjabat hingga akhir masa jabatannya pada Mei 2026.

Pekan ini, Jerome Powell mengatakan ia tidak yakin kasus yang sedang diajukan banding di pengadilan tinggi AS akan berlaku bagi The Fed.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia