Jumat, 15 Mei 2026

Semua Sektor Industri Raup Keuntungan Jika IEU-CEPA Rampung

Penulis : Bambang Ismoyo
2 Jun 2025 | 23:37 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dengan Uni Eropa (IEU-CEPA).
Ilustrasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dengan Uni Eropa (IEU-CEPA).

JAKARTA, investor.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut seluruh sektor industri di Tanah Air akan menikmati keuntungan, apabila Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau IEU-CEPA telah rampung.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono mengungkapkan, saat ini Indonesia tengah mengembangkan program hilirisasi berbagai komoditas unggulan. Adapun, hasil olahannya disebut cukup diminati oleh sejumlah negara, termasuk pasar Eropa.

"Ada banyak produk, baik berbasis pada sumber daya alam ataupun produk-produk turunan ataupun olahan. Jadi beragam, tidak ada sektor yang winning sendiri atau menjadi champion dari adanya IEU-CEPA," ungkap Djatmiko dalam Investor Daily Talk, Senin (2/6/2025). Dirinya mencontohkan, sejumlah sektor atau industri yang kini tengah dikembangkan dan terbukti cukup diminati oleh Uni Eropa seperti perikanan, tekstil hingga alas kaki.

ADVERTISEMENT

Diketahui, saat ini kinerja perdagangan dalam negeri khususnya dari sisi ekspor, mengalami sejumlah tantangan. Salah satunya yakni adanya kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat terhadap sejumlah mitra dagangnya, termasuk Indonesia. "Produk-produk manufaktur seperti tekstil, alas kaki, itu kita juga punya peluang yang sangat besar karena semua diberikan akses pasar," paparnya.

Sebelumnya, Kemendag menargetkan proses kesepakatan IEU-CEPA akan segera rampung pada tahun ini. Perundingan IEU-CEPA yang disebut-sebut berjalan cukup alot itu, akan selesai tepatnya pada akhir Semester I-2025.

Djatmiko Bris Witjaksono mengungkapkan, perundingan IEU-CEPA telah melalui putaran ke-19 sejak 2024, yang membahas detail berbagai aspek. Djatmiko mengapresiasi komitmen kedua belah pihak untuk menyelesaikan negosiasi IEU-CEPA secara substansial sesegera mungkin.

"Diharapkan nanti kita mentargetkan di akhir semester satu ini atau paling lambat di awal semester kedua di tahun 2025, perundingan secara substansial bisa kita tuntaskan," ungkap Djatmiko. Ia melanjutkan, apabila kesepakatan IEU-CEPA sudah rampung dan dapat diimplementasikan, dapat meningkatkan intensitas volume dan nilai perdagangan Indonesia-Uni Eropa. Berdasarkan catatan Kemendag, IEU-CEPA dapat menggenjot sekitar 5% hingga 10% nilai perdagangan antarkedua negara.

Berdasarkan catatan Kemendag, Uni Eropa merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia. Pada 2023, total perdagangan keduanya tercatat sebesar US$ 30,8 miliar. Pada periode tersebut, ekspor Indonesia ke Uni Eropa tercatat sebesar US$ 16,7 miliar, sedangkan impor Indonesia dari Uni Eropa sebesar US$ 14,1 miliar.

Pada 2023, produk ekspor andalan Indonesia ke Uni Eropa di antaranya minyak kelapa sawit dan fraksinya, bijih tembaga dan konsentratnya, asam lemak monokarboksilat industri, alas kaki, serta residu minyak padat dari ekstraksi saturan. Sementara impor utama Indonesia dari Uni Eropa meliputi mobil dan kendaraan bermotor untuk penumpang, obat-obatan, kendaraan bermotor untuk angkutan barang, mesin pembuat bubur kertas, serta pipa dari besi.

"Kalau dari kalkulasi kita, paling tidak 5-10 persen itu bisa kita meningkatkan nilai perdagangan terakhir Uni Eropa," tandasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 54 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 58 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia