Jumat, 15 Mei 2026

Konflik 12 Hari dengan Israel Makan Korban Jiwa 935 Warga Iran

Penulis : Grace El Dora
1 Jul 2025 | 13:20 WIB
BAGIKAN
Para pengunjuk rasa berkumpul di depan kedutaan besar Iran sambil membawa lilin selama unjuk rasa untuk menghormati para jenderal angkatan bersenjata Iran, ilmuwan nuklir, dan anggota keluarga mereka yang tewas dalam serangan Israel di Baghdad, Irak, Sabtu (28/6/2025). (Foto: AP/ Hadi Mizban)
Para pengunjuk rasa berkumpul di depan kedutaan besar Iran sambil membawa lilin selama unjuk rasa untuk menghormati para jenderal angkatan bersenjata Iran, ilmuwan nuklir, dan anggota keluarga mereka yang tewas dalam serangan Israel di Baghdad, Irak, Sabtu (28/6/2025). (Foto: AP/ Hadi Mizban)

JAKARTA, investor.id – Konflik 12 hari dengan Israel makan korban jiwa 935 warga Iran. Otoritas Iran mengungkapkan jumlah resmi korban warga Iran yang tewas, sepekan setelah gencatan senjata yang disepakati Israel dan Iran.

Jumlah tersebut termasuk 132 wanita dan 38 anak-anak, sebut juru bicara otoritas peradilan Ashgar Jahangir dalam pernyataan yang dikutip kantor berita semi-resmi Tasnim. Sebelumnya, Kementerian Kesehatan menyebutkan korban tewas akibat serangan Israel adalah 606 dengan 5.332 lainnya mengalami luka.

Jahangir menuturkan, serangan Israel di Penjara Evin di barat laut Teheran membuat 79 orang tewas termasuk tahanan, petugas penjara, dan warga setempat. Penjara Evin kemudian tidak dapat lagi dioperasikan, dan para tahanan dievakuasi, katanya, seraya menyebut serangan itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia (HAM) dan resolusi internasional.

ADVERTISEMENT

Konflik antara Israel dan Iran meletus pada 13 Juni 2025, ketika pemerintah Israel melancarkan serangan udara terhadap fasilitas militer, nuklir, dan sipil Iran.

Konflik memanas setelah pemerintah AS ikut mengebom fasilitas nuklir Iran yaitu di Fordo, Natanz, dan Isfahan dalam eskalasi konflik. Sebagai balasan, pemerintah Iran melancarkan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) terhadap Israel, menewaskan sedikitnya 29 orang dan melukai lebih dari 3.400 orang, menurut angka yang dirilis oleh Universitas Ibrani Yerusalem.

Konflik tersebut terhenti di bawah gencatan senjata yang disponsori AS yang mulai berlaku pada 24 Juni 2025.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia