Jumat, 15 Mei 2026

Trump Kenakan Tarif 35% untuk Kanada Mulai 1 Agustus

Penulis : Indah Handayani
11 Jul 2025 | 08:19 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi isyarat setelah tiba dengan Air Force One, Rabu (25/6/2025) di Joint Base Andrews, AS. (Foto: AP/ Alex Brandon)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi isyarat setelah tiba dengan Air Force One, Rabu (25/6/2025) di Joint Base Andrews, AS. (Foto: AP/ Alex Brandon)

WASHINGTON, investor.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (10/7/2025) waktu setempat, mengumumkan kebijakan baru berupa tarif impor sebesar 35% terhadap produk asal Kanada. Tarif tersebut akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2025.

Langkah ini disebut Donald Trump sebagai respons atas tindakan balasan dari Kanada, yang sebelumnya menetapkan tarif terhadap barang-barang dari AS.

“Alih-alih bekerja sama dengan Amerika Serikat, Kanada malah membalas dengan tarifnya sendiri,” tulis Trump dalam surat kepada Perdana Menteri Kanada Mark Carney, yang diunggah melalui platform Truth Social.

ADVERTISEMENT

Dalam surat tersebut, Trump juga menyebut peredaran fentanyl sebagai salah satu alasan pengenaan tarif tinggi tersebut. Ia menegaskan, apabila Kanada bersedia bekerja sama untuk menghentikan aliran fentanyl ke AS, kemungkinan akan ada penyesuaian kebijakan tarif tersebut.

“Jika Kanada mau bekerja sama dengan saya untuk menghentikan peredaran fentanyl, maka mungkin kami akan mempertimbangkan untuk menyesuaikan isi surat ini,” ujar Trump.

Trump menambahkan, tarif 35% ini terpisah dari tarif sektoral lainnya, dan ia juga mengancam akan menaikkan tarif lebih lanjut apabila Kanada terus melakukan aksi balasan.

“Jika Kanada menaikkan tarif balasan dalam bentuk apa pun, maka angka tersebut akan langsung ditambahkan ke tarif 35% yang kami kenakan,” tegasnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia