Jumat, 15 Mei 2026

Pakistan Kecam Serbuan Pejabat Israel ke Al-Aqsa

Penulis : Grace El Dora
4 Aug 2025 | 23:55 WIB
BAGIKAN
Umat Muslim melaksanakan salat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem dalam bulan suci Ramadan, Jumat (7/3/2025). (Foto: AP/ Mahmoud Illean)
Umat Muslim melaksanakan salat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem dalam bulan suci Ramadan, Jumat (7/3/2025). (Foto: AP/ Mahmoud Illean)

MOSKOW, investor.id – Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan negaranya mengecam keras penyerbuan terbaru ke Masjid Al-Aqsa oleh sejumlah pejabat Israel bersama kelompok pemukim di bawah perlindungan polisi.

"Penistaan terhadap salah satu situs suci Islam ini bukan hanya penghinaan bagi umat Islam di seluruh dunia, tetapi juga serangan langsung terhadap hukum internasional dan hati nurani seluruh umat manusia. Provokasi sistematis semacam itu oleh kekuatan pendudukan, ditambah dengan seruan sembrono untuk aneksasi, membahayakan prospek tersebut," tulis Sharif di plaform media sosial X seperti dikutip Sputnik, Senin (4/8/2025).

Sharif menekankan, tindakan tersebut adalah upaya Israel meningkatkan ketegangan di Palestina dan wilayah yang lebih luas. Hal ini juga memaksa Timur Tengah kembali ke keadaan tidak stabil dan penuh konflik.

ADVERTISEMENT

"Pakistan menegaskan kembali seruannya yang mendesak untuk gencatan senjata segera, diakhirinya semua tindakan agresi, dan pemulihan proses perdamaian yang kredibel yang mengarah pada Negara Palestina yang merdeka dan layak, dengan Al-Quds Al-Sharif (Yerusalem) sebagai ibu kotanya, sesuai dengan hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan," tegasnya.

Sejumlah laporan media menunjukkan pejabat dan pemukim sayap kanan Israel yang dipimpin oleh kepala keamanan nasional Itamar Ben-Gvir memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Minggu (4/8/2025). Mereka melakukan itu untuk berdoa di sana, menjadi aksi yang melanggar kesepakatan yang telah lama berlaku.

Pengaturan yang telah berlaku selama beberapa dekade ini memungkinkan orang Yahudi untuk berkunjung, namun tidak beribadah di sana.

Sementara itu, Ben-Gvir selaku sekutu ultranasionalis kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu mengunggah video di media sosial yang memperlihatkan dirinya berdiri di situs suci umat Islam tersebut. Bangynan itu tampak dikelilingi oleh para pemukim Yahudi dan polisi Israel.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 9 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia