Jumat, 15 Mei 2026

Selandia Baru Maju Selangkah untuk Akui Kedaulatan Palestina

Penulis : Grace El Dora
11 Aug 2025 | 23:06 WIB
BAGIKAN
Bantuan kemanusiaan dijatuhkan melalui udara kepada warga Palestina di atas Kota Gaza, Jalur Gaza. (Foto: AP/ Jehad Alshrafi)
Bantuan kemanusiaan dijatuhkan melalui udara kepada warga Palestina di atas Kota Gaza, Jalur Gaza. (Foto: AP/ Jehad Alshrafi)

ANKARA, investor.id – Pemerintah Selandia Baru sedang mempertimbangkan pengakuan terhadap negara Palestina. Pihaknya pun akan mengambil keputusan dalam satu bulan ke depan, kata Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters.

Dalam pernyataannya, Peters memastikan bahwa ia membahas hal tersebut dalam rapat kabinet pada hari yang sama. Pemerintah akan secara resmi mempertimbangkan langkah ini dan mengambil keputusan pada September, demikian dilaporkan radio pemerintah Radio New Zealand seperti dikutip Anadolu, Senin (11/8/2025).

Menteri Luar Negeri itu dijadwalkan menghadiri Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS) pada akhir September 2025. Pihaknya juga akan memaparkan sikap resmi pemerintah Selandia Baru di forum tersebut.

ADVERTISEMENT

Meski pengumuman itu tidak mengubah posisi Selandia Baru terkait Gaza maupun status kenegaraan Palestina, tenggat waktu tersebut mengisyaratkan pemerintahnya mungkin akan mengikuti langkah sejumlah negara Barat yang bergerak menuju pengakuan resmi.

Langkah Selandia Baru tersebut bertepatan dengan pengumuman Australia yang akan mengakui negara Palestina pada Sidang Majelis Umum PBB di bulan September.

Sebelumnya, otoritas Prancis telah menyatakan niatnya untuk memberikan pengakuan di forum PBB tersebut. Sedangkan pemerintah Inggris menyatakan akan mendukung pengakuan negara Palestina jika Israel gagal memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.

Peters menekankan, bencana kemanusiaan di Gaza sudah selayaknya menjadi prioritas agenda global. Pemerintah Selandia Baru, ungkap Peters, telah memberikan perhatian secara cermat, metodis, dan penuh pertimbangan terhadap isu ini.

“Kami akan mempertimbangkan fakta di lapangan yang memburuk dengan cepat, perbedaan pandangan di antara mitra dekat kami terkait pengakuan ini, serta sikap sejumlah negara Arab yang menegaskan bahwa Hamas harus melucuti senjata dan tidak boleh memiliki peran di pemerintahan Palestina di masa depan,” ujarnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia