Bertemu Raja Abdullah II, Prabowo Ungkap Tujuan RI Gabung Board of Peace
JAKARTA, investor.id - Presiden Prabowo Subianto menjelaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump merupakan langkah penting dalam mewujudkan kemerdekaan sejati Palestina.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pengantar pertemuan bilateral dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2/2026).
Prabowo menegaskan, keikutsertaan RI dalam BoP serta dukungan terhadap rencana 20 poin yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump merupakan bagian dari kontribusi aktif Indonesia dalam mencari solusi jangka panjang bagi konflik tersebut.
“Itulah sebabnya ketika kami diundang untuk bergabung dalam Board of Peace dan kami mendukung rencana 20 poin dari Presiden Donald Trump, semuanya dilakukan dengan tujuan dan upaya untuk melakukan apa pun yang kami bisa, guna mencapai solusi yang langgeng tersebut," ungkap Prabowo di Amman, Yordania, dikutip pada Kamis (26/2/2026).
Seperti diketahui, Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian yang diluncurkan pada ajang World Economic Forum (WED) 2026 di Davos, Swiss. BoP dirancang untuk bermitra dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam mengawasi gencatan senjata, menjaga keamanan, serta mendukung rekonstruksi di wilayah konflik, termasuk Gaza, Palestina.
Pertemuan perdana negara-negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian kemudian berlangsung di Washington pada 19 Februari 2026. Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap rencana 20 poin yang diinisiasi Presiden Donald Trump sebagai kerangka kerja menuju stabilisasi dan perdamaian di Gaza, Palestina.
Selain itu, Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan pasukan TNI dalam misi perdamaian ke Gaza, Palestina. Sebanyak 8.000 personel TNI nantinya akan bergabung dengan Pasukan Stabilisasi Internasional atau Stabilization Force (ISF). Pasukan ini merupakan gabungan dari negara-negara anggota Dewan Perdamaian khusus untuk wilayah Gaza.
Prabowo menekankan bahwa Indonesia siap melakukan berbagai upaya konkret untuk mewujudkan kemerdekaan sejati bagi rakyat Palestina. Ia juga menegaskan, penyelesaian konflik di Palestina hanya dapat diwujudkan melalui upaya two state solution atau solusi dua negara.
Kepala negara pun mengajak Yordania memperkuat koordinasi dan kerja sama strategis guna menjaga stabilitas kawasan, khususnya terkait situasi di Palestina.
"Jadi terima kasih banyak, Yang Mulia, atas tawaran dukungan yang baik bagi kontingen kami. Kami berharap dapat menjalin koordinasi dan kerja sama yang erat, karena Anda berada paling dekat dengan persoalan di Gaza," ujar Prabowo kepada Raja Abdullah II.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






