Jumat, 15 Mei 2026

Ekspansi Bisnis, OpenAI Suntik US$ 4 Miliar Bantu Perusahaan Adopsi AI

Penulis : Grace El Dora
11 Mei 2026 | 23:32 WIB
BAGIKAN
Logo OpenAI terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada 3 Februari 2023. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)
Logo OpenAI terlihat dalam ilustrasi yang diambil pada 3 Februari 2023. (Foto: REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo)

SAN FRANCISCO, investor.id – OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, secara resmi mengumumkan pembentukan unit usaha baru dengan investasi awal jumbo senilai lebih dari US$ 4 miliar (sekitar Rp 64 triliun). Langkah strategis ini bertujuan untuk membantu berbagai organisasi dan perusahaan dalam membangun serta menerapkan sistem kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI) secara langsung.

Guna mempercepat skala operasional unit baru ini, OpenAI juga mengumumkan akuisisi terhadap Tomoro, sebuah firma konsultan AI ternama.

Setelah sukses besar di pasar konsumen luas, OpenAI kini bergerak agresif untuk menguasai sektor korporasi.

Melalui unit yang dinamakan OpenAI Deployment Company ini, OpenAI akan menempatkan insinyur spesialis AI langsung ke dalam organisasi klien. Para ahli ini akan bekerja erat dengan tim internal perusahaan untuk mengidentifikasi area mana yang dapat memberikan dampak paling signifikan melalui penerapan AI.

ADVERTISEMENT

"Langkah ini akan memungkinkan OpenAI untuk menanamkan insinyur ahli di lini depan ke dalam organisasi mitra guna memastikan transisi teknologi berjalan mulus," tulis OpenAI dalam pernyataan resminya seperti dikutip Reuters, Senin (11/5/2026).

Akuisisi Tomoro dan Dukungan Raksasa Ekuitas

Akuisisi terhadap Tomoro membawa sekitar 150 insinyur berpengalaman dan "spesialis penyebaran" AI ke dalam unit baru OpenAI sejak hari pertama. Tomoro sendiri dikenal memiliki rekam jejak kuat dengan klien besar seperti Mattel, Red Bull, Tesco, hingga Virgin Atlantic.

Unit baru ini merupakan kemitraan berkomitmen tahunan antara OpenAI dengan 19 firma investasi global. Konsorsium ini dipimpin oleh TPG, serta didukung oleh mitra pendiri lainnya seperti Advent, Bain Capital, dan Brookfield.

Langkah ini juga dipandang sebagai respon OpenAI terhadap persaingan ketat dengan Anthropic. Rival utamanya tersebut tengah menikmati kesuksesan besar di sektor perusahaan melalui keluarga model AI "Claude" yang diadopsi secara cepat oleh dunia bisnis.

Pembentukan unit OpenAI Deployment Company menandai pergeseran besar dalam industri teknologi, dari fase inovasi model AI menuju fase implementasi praktis di dunia nyata. Sejak peluncuran ChatGPT pada akhir 2022, banyak perusahaan merasa perlu mengadopsi AI namun seringkali terbentur pada kendala teknis dan cara mengintegrasikannya ke dalam alur kerja yang sudah ada.

Dengan menempatkan insinyur spesialis langsung ke dalam perusahaan klien, OpenAI berusaha memecahkan hambatan tersebut secara "jemput bola". Strategi ini tidak hanya menjamin keberhasilan teknis, tetapi juga memperkuat dominasi ekosistem OpenAI di tengah munculnya berbagai model AI pesaing.

Di sisi lain, keterlibatan firma ekuitas swasta raksasa menunjukkan bahwa sektor finansial melihat potensi keuntungan jangka panjang yang sangat besar dalam layanan konsultasi dan implementasi infrastruktur AI bagi sektor bisnis global.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia