Minggu, 21 Juni 2026

Perundingan AS-Iran Ditunda, Berikut Dampak Eskalasinya

Penulis : Grace El Dora
19 Jun 2026 | 23:21 WIB
BAGIKAN
Bangunan-bangunan yang rusak akibat serangan Israel terlihat melalui pecahan kaca dari Rumah Sakit Jabal Amel di kota pelabuhan Tyre, Lebanon selatan pada Kamis (18/6/2026). (Foto: AP/ Hassan Ammar)
Bangunan-bangunan yang rusak akibat serangan Israel terlihat melalui pecahan kaca dari Rumah Sakit Jabal Amel di kota pelabuhan Tyre, Lebanon selatan pada Kamis (18/6/2026). (Foto: AP/ Hassan Ammar)

JERUSALEM, investor.id – Upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan global kembali menghadapi rintangan. Pertemuan antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berlangsung di Swiss resmi dibatalkan pada Jumat (19/6/2026). Keputusan ini diambil menyusul pecahnya pertempuran intensif antara militer Israel dan kelompok Hizbullah di Lebanon selatan.

Pembatalan ini memicu kekhawatiran terkait nasib kesepakatan sementara yang baru saja dicapai awal pekan ini untuk mengakhiri konflik di kawasan tersebut, lapor Associated Press.

Sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance dilaporkan menunda keberangkatannya ke Swiss. Di sisi lain, pejabat Iran bersikeras perundingan tidak dapat dilanjutkan selama eskalasi militer di Lebanon masih berlangsung.

Konflik di lapangan memburuk setelah militer Israel melaporkan tewasnya empat tentara mereka, termasuk seorang letnan kolonel, dalam serangan terhadap sebuah tank di dekat kota Nabatiyeh. Sebagai balasan, Israel meluncurkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah infrastruktur Hizbullah di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa.

ADVERTISEMENT

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya tidak akan menoleransi serangan terhadap pasukan atau wilayahnya. Sebaliknya, Hizbullah mengeklaim serangan mereka adalah respons atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh pihak Israel di titik strategis bukit Ali al-Taher.

Nasib Kesepakatan Regional

Meski perundingan di Swiss tertunda, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menyatakan konsultasi melalui mediator tetap berjalan. Baghaei menekankan bahwa pertemuan fisik tidak bersifat mendesak karena kesepakatan awal telah ditandatangani secara digital.

Kesepakatan sementara ini dinilai krusial karena telah membuka kembali Selat Hormuz bagi kapal tanker minyak dunia. Namun, otoritas Iran kini mulai mengeluarkan panduan baru bagi kapal yang melintas, yang mengisyaratkan rencana penerapan tarif di masa depan.

Perundingan yang tertunda ini diharapkan nantinya akan membedah isu krusial terkait program nuklir Iran. Mengingat kompleksitas sejarah negosiasi nuklir pada 2015, banyak pihak memprediksi pembicaraan mendatang akan berlangsung sangat alot demi mencapai stabilitas permanen di Timur Tengah.

Konflik yang saat ini terjadi merupakan imbas dari ketegangan panjang yang memuncak pada perang terbuka antara Amerika Serikat dan Iran pada 28 Februari 2026. Meskipun kesepakatan gencatan senjata sementara telah disepakati untuk menstabilkan harga energi global dan mengamankan jalur perdagangan minyak di Selat Hormuz, fondasi perdamaian tersebut masih sangat rapuh.

Perbedaan mendasar mengenai kehadiran pasukan Israel di zona keamanan Lebanon selatan serta kecurigaan Barat terhadap program nuklir Iran menjadi penghalang utama bagi tercapainya perdamaian permanen. Hingga saat ini, komunitas internasional terus menanti apakah jalur diplomasi melalui mediator dapat meredam eskalasi militer yang kian sulit dikendalikan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 1 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 2 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 2 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 2 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 3 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia