Sabtu, 4 April 2026

Indonesia Harapkan Xi Jinping Pererat Hubungan Baik

Penulis : Antara
14 Mar 2013 | 12:55 WIB
BAGIKAN

BEIJING-Duta Besar Indonesia untuk China merangkap Mongolia Imron Cotan berharap Presiden baru China Xi Jinping dapat makin mempererat hubungan Indonesia dan China didasarkan saling menghormati dan menguntungkan kedua pihak.

"Pertama, atas nama Pemerintah Indonesia, kami menyampaikan selamat kepada Xi Jinping yang telah ditetapkan sebagai Presiden baru China. Diharapkan dengan wawasan internasional yang luas, pengalaman yang matang, rendah hati diharapkan Xi Jinping dapat makin mempererat hubungan antara Indonesia dan China," katanya, saat dihubungi Antara di Beijing, Kamis (14/3).

Imron menambahkan dengan sifat merakyatnya yang dalam, Xi Jinping juga dapat membangun China menjadi lebih baik. "Karena China yang stabil, dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat, juga akan memberikan kontribusi positif bagi kawasan, khususnya Indonesia," katanya.

Indonesia dan China telah sepakat untuk menjalin kemitraan strategis pada April 2005 dan ditindaklanjuti dengan berbagai kesepakatan kerja sama di berbagai bidang.

"Ini menunjukkan Indonesia dan China sebagai dua negara besar di kawasan masing-masing telah sepakat untuk terus bekerja sama, mempererat dan memperluas hubungan baik yang telah terjalin di masa mendatang. Diharapkan di bawah kepemimpinan China yang baru hubungan kedua negara dapat semakin ditingkatkan," ujar Imron.

Dicontohkannya, China telah menjadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia, begitu pun sebaliknya. "Perdagangan kedua negara pada 2012 telah menjadi 66,2 miliar dolar AS atau lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 62 miliar dolar AS.

Sementara itu investasi China di Indonesia pada tahun sebelumnya telah mencapai 2,2 miliar dolar AS, masih berada di bawah Jepang, Korea Selatan, Singapura, Amerika Serikat dan Jerman.

"Diharapkan ke depan, investasi China di Indonesia akan semakin meningkat," kata Imron.

Kongres ke-12 Rakyat Nasional China pada Kamis menetapkan presiden dan wakil presiden baru untuk masa pemerintahan kedepan.

Kongres Rakyat Nasional China yang digelar di Balai Agung Rakyat dan dihadiri Presiden China Hu Jintao, menetapkan Xi Jinping sebagai presiden baru China dan Li Yuanchao sebagai Wakil Presiden China yang baru.

Kongres juga menetapkan Xi Jinping sebagai Ketua Komisi Militer Pusat China.

Xi menghadapi tantangan berat mengingat China juga tidak terlepas dari krisis ekonomi global. Di dalam negeri Xi juga menghadapi masalah yang tak kalah pelik yakni tingginya harga perumahan, pendidikan, layanan kesehatan dan lingkungan hidup.

Dalam kongres legislatif China yang dimulai sejak Selasa (5/3) dibahas beberapa hal mengenai sejumlah isu tersebut, termasuk adanya perampingan kabinet dari 27 kementerian menjadi 25 kementerian, untuk menjamin efektivitas jalannya pemerintahan termasuk untuk menekan praktek korup.

Terkait itu, sejak terpilih sebagai orang nomor satu di Partai Komunis China, Xi telah berjanji untuk melestarikan supremasi partai, meningkatkan mata pencaharian, menerapkan reformasi ekonomi dan menindak tegas para koruptor.(*/hrb)

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 8 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 9 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 13 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 21 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 57 menit yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia