Regulasi Bisa Mematikan, Deregulasi Tidak Selalu Menyelamatkan: Lalu Apa?
21 Apr 2025 | 09:46 WIB
Adalah Publius Cornelius Tacitus, seorang senator dan ahli sejarah di jaman Romawi yang hidup antara tahun 56 dan 117 masehi. Dia gemar menulis dan di antaranya yang tetap relevan dari zaman ke zaman adalah bukunya yang berjudul the Annals of Imperial Rome. Di dalamnya Tacitus memaparkan observasinya terhadap pemerintahan Romawi dan kerajaan lain di kawasan Eropa saat itu.
Dia sampai pada kesimpulan bahwa semakin korup sebuah pemerintah, maka semakin banyak aturan yang akan dibuatnya. Logika ini bisa kita putar, semakin banyak pemerintah membuat aturan, maka semakin koruplah pemerintah itu. Pendapatnya mungkin terdengar sumbang, mencerminkan kekecewaannya terhadap pemerintahan yang korup di masa hidupnya. Tetapi, bila dipikir secara jernih dan hati yang jujur, Tacitus benar.

