Jumat, 15 Mei 2026

Menkominfo Buka Pertemuan Ketiga DEWG G20

Penulis : Eva Fitriani
20 Jul 2022 | 09:55 WIB
BAGIKAN
DEWG G20
DEWG G20

LABUAN BAJO, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate membuka Pertemuan Ketiga Digital Economy Working Group Meeting (DEWG) Presidensi G20 yang berlangsung di Hotel Meruorah Komodo, Nusa Tenggara Timur, Rabu (20/07/2022).

Dalam pertemuan ketiga DEWG ini, Pemerintah Indonesia dan 20 delegasi (17 delegasi hadir fisik dan 3 delegasi menghadiri secara virtual) dari negara-negara anggota G20 akan mendiskusikan kerja sama penanganan aliran data lintas batas dan fondasi yang kuat untuk pemahaman mengenai aliran data lintas batas negara.

Menkominfo Dorong Percepatan Digitalisasi Sektor Keuangan

DEWG merupakan pertemuan kelompok kerja ekonomi digital yang pertama kali dilaksanakan pada Presidensi G20 Indonesia tahun ini, setelah elevasi dari Digital Economy Task Force (DETF) pada Presidensi G20 Italia, Agustus tahun 2021.

ADVERTISEMENT

Pemerintah Indonesia telah menetapkan tiga agenda atau isu prioritas dalam penyelenggaraan DEWG, yakni Post Covid-19 Recovery and Connectivity, Digital Skills and Digital Literacy, serta Cross-Border Data Flow and Data Free-Flow with Trust. Ketiga isu tersebut diharapkan mendorong ruang digital bermanfaat dan data yang bernilai tinggi secara ekonomis. Selain itu juga memperhatikan aspek kedaulatan data dalam kaitan dengan geopolitik dan geostrategis. Melalui DEWG, Pemerintah Indonesia telah menetapkan prinsip-prinsip tata kelola data yang diletakkan di dalam perundingan-perundingan seperti yang berkaitan dengan Lawfulness, Fairness, Transparency, dan Reciprocity.

Ini Kesepakatan Para Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20 soal Aset Kripto

Hadir mendampingi Menteri Johnny dalam kunjungan ke Labuan Bajo, Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba selaku Chair DEWG G20 Presidensi Indonesia; Staf Khusus Menkominfo Bidang Kebijakan Digital dan Pengembangan SDM sekaligus Alternate Chair Digital Economy Working Group, Dedy Permadi; Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Usman Kansong; dan Staf Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa, Widodo Muktiyo.

Hadir pula Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Hary Budiarto; Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aptika, I Nyoman Adhiarna; Direktur Pemberdayaan Informatika Ditjen Aptika, Bonifasius Pudjianto; Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Wayan Toni Supriyanto; serta Kepala Pusat Data dan Sarana Informatika (PDSI) Kementerian Kominfo, Irawati Tjipto Priyanti.

Editor: Eva Fitriani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia