Menteri Ekonomi Digital G20 Sepakati Hasil DEWG 2022
NUSA DUA, investor.id - Pertemuan Menteri Ekonomi Digital (Digital Economy Minister Meeting/DEMM) yang digelar di Bali pada 1 September 2022 menyepakati hasil rumusan Kelompok Kerja Ekonomi Digital (Digital Economy Working Group/ DEWG) yang akan menjadi masukan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November mendatang.
Rumusan tersebut berisi isu-isu prioritas di bidang ekonomi digital yang menyangkut konektivitas dan pemulihan pasca pendemi (Post Covid-19 Recovery and Connectivity), keterampilan digital dan literasi digital (Digital Skills and Digital Literacy), serta aliran data lintas batas negara (Cross-Border Data Flow and Data Free-Flow with Trust).
Ketiga isu tersebut diharapkan mendorong ruang digital bermanfaat dan data yang bernilai tinggi secara ekonomis. Selain itu juga memperhatikan aspek kedaulatan data dalam kaitan dengan geopolitik dan geostrategis.
"Pada hari ini, para menteri ekonomi digital G20 berkumpul dalam DEMM yang menjadi puncak pertemuan dari DEWG. Dokumen keluaran DEWG terbagi menjadi dua bagian yang mencakup kesepakatan-kesepakatan substantif yang tercapai antara para menteri bidang ekonomi digital di tiga isu prioritas. Serta, rangkuman atas dinamika pembahasan para delegasi dalam menyikapi tantangan global," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate pada acara Konferensi Pers Hasil DEMM di The Mulia, Nusa Dua, Bali, Kamis (1/9/2022).
Johnny menjelaskan, Dia menjelaskan, pertemuan DEMM hari kemarin dihadiri oleh sembilan menteri atau wakil menteri serta 10 pejabat tinggi anggota G20. Selanjutnya, hadir lima menteri atau wakil menteri nonanggota G20 yang hadir sebagai undangan.
Selain itu, hadir perwakilan dari organisasi internasional, termasuk Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU) dan Executive Secretary dari United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pasific (UNESCAP).
Dia mengungkapkan, para menteri yang hadir dalam DEMM menyepakati hasil pembahasan tentang tiga isu prioritas dalam empat kali penyelenggaraan DEWG selama kurun waktu enam bulan terakhir. DEWG G20 pertama berlangsung di Lombok pada 29-30 Maret 2022, disusul DEWG G20 kedua di Yogyakarta pada 17-18 Mei 2022, DEWG G20 ketiga di Labuan Bajo pada 20-22 Juli 2022, dan DEWG G20 keempat di Bali pada 29-30 Agustus 2022.
"Dalam penyelenggaraan DEWG, kami telah menggelar empat pertemuan sebagai upaya untuk mendiskusikan langkah-langkah bersama di antara negara-negara G20 atas tiga isu prioritas DEWG tahun ini, yaitu konektivitas digital dan pemulihan pasca pandemi Covid 19, keterampilan digital dan literasi digital, serta aliran data lintas batas negara," jelas Johnny.
Dia menambahkan, perwakilan anggota G20 telah menyampaikan pandangan mereka, serta saling bertukar ide dan gagasan. "Seluruh ide, gagasan, dan dinamika yang berkembang telah dirangkum ke dalam sebuah dokumen bernama G20 Digital Economy Minister Meeting 2022 Chairs Summary yang telah saya bacakan di depan para menteri bidang ekonomi digital negara-negara anggota G20 beberpaa saat yang lalu," ungkap Johnny.
Isi Kesepakatan
Menkominfo memaparkan, pencapaian kesepakatan tersebut meliputi isu prioritas pertama, yaitu konektivitas dan pemulihan pasca Covid-19. "Pertemuan menyepakati agar penguatan konektivitas digital harus bersifat people center. Pertemuan juga menyepakati pentingnya keamanan digital sebagai kunci keberlanjutan bisnis," ujarnya.
Pertemuan juga menyambut baik berbagai inisiatif presidensi G20 Indonesia, seperti G20 Digital Innovation Network, G20 Digital Transformation Expo (GTE), serta inisiatif small villange bersama dengan ITU.
Untuk isu prioritas kedua, yakni kecakapan digital dan literasi digital, menurut Johnny, pertemuan DEMM berhasil menyusun dokumen G20 untuk kecakapan digital dan literasi digital. Dokumen ini bermanfaat untuk standardisasi pengukuran indikator literasi dan kecakapan digital guna pengambilan kebijakan publik yang lebih objektif, serta mendorong kerja sama internasional dalam mengatasi gap antarnegara, menjawab tantangan masa depan digital.
"Sementara pada isu prioritas ketiga, aliran data lintas batas (data free flow with trust dan cross-border data flow), forum DEWG telah mengakui upaya presidensi Indonesia untuk memulai diskusi terkait prinsip-prinsip data free flow with trust dan cross border data flow, antara lain keadilan, transparansi, dan keabsahan," ungkap Johnny.
Dia menambahkan, pertemuan juga mengapresiasi kesuksesan presidensi G20 Indonesia dalam melaksanakan dialog kelompok kerja yang melibatkan multi stakeholder, yang mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai negara dalam membahas pentingnya tata kelola data.
Di sisi lain, dokumen tersebut juga menjelaskan bagaimana dinamika diskusi antara anggota G20 DEWG terkait pengaruh dinamika politik dunia, khususnya terkait konflik di Ukraina.
"Indonesia memahami dampak situasi geopolitik yang terjadi terhadap kondisi ekonomi global. Sebagai presidensi yang bersikap netral dan imparsial, Indonesia telah menjembatani diskusi yang sesuai dengan mandat utama DEWG, yaitu untuk isu-isu ekonomi digital dan bukan isu politik," tegas Johnny.
Dia mengatakan, rumusan langkah-langkah konkrit dalam dokumen DEWG tersebut akan disampaikan sebagai masukan kepada Presiden Joko Widodo dalam memimpin Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang digelar di bulan November nanti.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler



