Jumat, 15 Mei 2026

Kemenkominfo Umumkan Penawaran Harga Lelang Frekuensi 2,1 GHz

Penulis : Abdul Muslim
6 Okt 2022 | 22:56 WIB
BAGIKAN
Kemenkominfo.
Kemenkominfo.

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan harga penawaran lelang pita frekuensi telekomunikasi 2,1 GHz oleh dua operator seluler yang mengikuti seleksi, yakni PT Telkomsel dan PT XL Axiata Tbk.

Kemenkominfo menyampaikan, sesuai hasil evaluasi administrasi seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,1 GHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tahun 2022 sebagaimana telah disampaikan melalui siaran pers 449/HM/KOMINFO/09/2022 tanggal 30 September 2022, proses seleksi dilanjutkan ke tahapan lelang harga.

“Lelang harga frekuensi telah dilaksanakan pada Selasa-Rabu (3-5/10/2022). Telkomsel pun memberikan harga penawaran per blok sebesar Rp 605,07 miliar. Sedangkan XL Axiata memberikan harga penawaran per blok Rp 540  miliar,” ungkap Kemenkominfo, dalam keterangannya, Kamis (6/10/2022).

ADVERTISEMENT

Objek yang diseleksi pada lelang kali ini terdiri atas satu blok pita frekuensi radio 5MHz FDD (2x5MHz) pada rentang 1.975-1.980MHz berpasaangan dengan 2.165-2.170 MHz. Cakupan pita frekuensi tersebut bersifat untuk nasional.

Seiring dengan pengajuan harga lelang tersebut, selanjutnya, Kemenkominfo memberikan waktu satu hari kerja setelah pengumuman kepada Telkomsel dan XL Axiata untuk memberikan sanggahan secara tertulis. Sanggahan tersebut pun harus disertai dengan bukti-bukti yang kuat.

“Sanggahan dialamatkan kepada Sekretariat Tim Seleksi paling lambat pada Jumat (7/10/2022), pukul 15.00,” ungkap Kemenkominfo.

Jika kedua operator seluler tersebut tidak memberikan sanggahan, tim seleksi akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, melaporkan usulan penetapan pemenang seleksi pengguna pita frekuensi 2,1 GHz kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.

"Tahapan seleksi belum selesai. Peserta seleksi peringkat kesatu (Telkomsel) baru dapat dinyatakan sebagai pemenang seleksi setelah diterbitkannya keputusan penetapan pemenang seleksi oleh Menteri Komunikasi dan Informatika," tambah Kemenkominfo.

Sejak Agustus

Kemenkominfo telah mengumumkan dan membuka pendaftaran calon peserta seleksi lelang frekuensi 2,1 GHz sejak akhir Agustus 2022. Tiga operator seluler pun mendaftar untuk menjadi calon peserta, yaitu Telkomsel, PT Indosat Tbk, dan XL Axiatan.

Namun, kemudian, Indosat menyampaikan pengunduran diri secara resmi kepada Kemenkominfo tertanggal 27 September sebelum masuk pada penawaran harga.

Selanjutnya, lelang pengguna pita frekuensi radio 2,1 GHz pun hanya diikuti oleh Telkomsel dan XL Axiata.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia