Kamis, 14 Mei 2026

Telkomsel, Ericsson, dan Qualcomm Uji Coba Jaringan Nirkabel yang Berbasis 5G

Penulis : Abdul Muslim
2 Mar 2023 | 20:00 WIB
BAGIKAN
Kolaborasi Telkomsel, Ericsson, dan Qualcomm untuk pengembangan jaringan nirkabel berbasis 5G. (IST)
Kolaborasi Telkomsel, Ericsson, dan Qualcomm untuk pengembangan jaringan nirkabel berbasis 5G. (IST)

JAKARTA, investor.id - Telkomsel, perusahaan telekomunikasi seluler digital di Indonesia, menginisiasi uji coba jaringan 5G akses nirkabel tetap (fixed Wireless Access (FWA) dengan spektrum Sub-6 dan mmWave Extended Range melalui perangkat 5G Sub-6 dan millimeter-wave (mmWave) yang terjangkau. Perseroan menggandeng penyedia teknologi jaringan telekomunikasi global, yakni Ericsson, dan Qualcomm.

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari langkah besar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI untuk menggelar uji coba teknologi 5G menggunakan teknologi 5G NR-Dual Connectivity dari Ericsson yang berlatensi rendah. Uji coba menggunakan spektrum frekuensi 3,5 GHz dan 26 GHz.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, Telkomsel telah dan akan terus menghadirkan jangkauan konektivitas digital terluas hingga pelosok negeri dengan dukungan pemanfaatan konektivitas mobile broadband yang berteknologi terkini.

“Bersama mitra penyedia infrastruktur dan teknologi kami, yakni Ericsson dan Qualcomm, kini, Telkomsel melanjutkan kolaborasi untuk memperluas pengembangan peta jalan teknologi FWA berbasis 5G di Indonesia,” ujar Hendri di Jakarta, Kamis (2/3/2023).

ADVERTISEMENT

Direktur Planning and Transformation Telkomsel Wong Soon Nam menambahkan, pihaknya melihat bahwa kelanjutan kolaborasi strategis bersama Ericsson dan Qualcomm sangat penting bagi implementasi 5G Telkomsel, terutama untuk mencapai kapabilitas 5G stand alone (SA) dan menghadirkan inovasi digital untuk konsumen.

“Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Telkomsel siap mendukung peta jalan spektrum 5G yang disusun oleh Kemenkominfo RI dengan berkolaborasi dalam bentuk uji coba teknologi terdepan,” imbuhnya.

Kolaborasi terbaru itu merupakan kelanjutan dari uji coba teknologi 5G extended-range yang sebelumnya telah didemonstrasikan menggunakan perangkat lunak extended-range mmWave Ericsson, yakni Ericsson Massive MIMO AIR5322 serta Qualcomm FWA Platform Gen 2 pada Snapdragon X65 5G modem-RF dan Qualcomm QTM547 mmWave Antenna module.

Uji coba tersebut telah berhasil dilakukan menggunakan bandwidth 800 MHz pada frekuensi 26 GHz mmWave dengan dukungan Kemenkominfo RI di Danau Toba, Sumatra Utara pada 2022.

Kini, uji coba diperluas untuk menjadi yang pertama di Indonesia dengan menghadirkan 5G Standalone NR-DC (Dual Connectivity) yang menggabungkan bandwidth 100 MHz pada frekuensi 3,5 GHz dan bandwidth 800 MHz di frekuensi 26 GHz untuk kapasitas sangat besar, latensi yang lebih rendah, dan kecepatan peak throughput hingga 7,37 Gbps.

Ericsson Massive MIMO AIR3268 yang ringan, Radio Processor 6651, Cell Site Gateway, dan 5G Core yang disediakan untuk mendukung pembagian jaringan (network slicing) 5G, dikombinasikan fitur UE Route Selection Policy (URSP) pada handset komersial Android 12, akan memberikan pengalaman pengguna terbaik di jaringan Telkomsel.

Dukungan Kemenkominfo

Direktur Penataan Sumber Daya Kemenkominfo Dr Denny Setiawan menyampaikan, Kemenkominfo RI mengapresiasi kegiatan uji coba yang dilakukan Telkomsel bersama dengan Ericsson dan Qualcomm.

“Kami berharap, uji coba dapat memberikan kontribusi dalam proses pembangunan ekosistem dan mengakselerasi pengembangan teknologi jaringan 5G agar semakin matang, sehingga menghadirkan layanan 5G yang semakin berkualitas dan memadai untuk terus mendukung transformasi digital Indonesia,” tutur Denny.

Ketiga perusahaan tersebut juga telah meneken MoU di sela perhelatan Mobile World Congress (MWC) 2023 di Barcelona, Spanyol. Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen dalam keberlanjutan kolaborasi yang akan memperluas kebermanfaatan beragam solusi berbasis digital di masa mendatang.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 11 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 29 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 59 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia