Jumat, 15 Mei 2026

Baru Sehari, Hotline Korban P Diddy Terima 12.000 Keluhan

Penulis : Grace El Dora
5 Okt 2024 | 18:02 WIB
BAGIKAN
Pengacara Tony Buzbee mengatakan pada konferensi pers, salah satu korban Sean Combs atau P Diddy adalah anak berusia sembilan tahun. Buzbee membuka hotline korban P Diddy. (Foto: FOX 26 Houston)
Pengacara Tony Buzbee mengatakan pada konferensi pers, salah satu korban Sean Combs atau P Diddy adalah anak berusia sembilan tahun. Buzbee membuka hotline korban P Diddy. (Foto: FOX 26 Houston)

NEW YORK, investor.id – Baru sehari, hotline korban Sean Combs atau P Diddy telah menerima 12.000 keluhan. Nomor hotline ini dibuka oleh seorang pengacara yang berencana mengajukan tuntutan hukum terhadap P Diddy atas nama 120 korban dugaan pelecehan seksual, dalam skandal terbaru Hollywood.

Pihaknya mengklaim hotline yang dibuat untuk menangani kasus-kasus tambahan telah dibanjiri 12.000 panggilan dalam waktu sekitar 24 jam.

Tony Buzbee, pengacara yang berdomisili di Texas, Amerika Serikat (AS), mempublikasikan hotline tersebut awal minggu ini ketika ia mengungkapkan gelombang baru yang menuntut rapper yang kini dipermalukan itu. Salah satu korbannya adalah seorang anak berusia sembilan tahun saat itu. Para korban berencana akan menuntut maestro musik yang diterpa dugaan pelecehan dan eksploitasi seksual.

ADVERTISEMENT

Sejak itu hotline tersebut meledak dengan panggilan dari orang-orang yang menyampaikan keluhan serupa terhadap Combs, kata Buzbee kepada Law&Crime dalam sebuah wawancara pada Rabu (2/10/2024).

Baru Sehari, Hotline Korban P Diddy Terima 12.000 Keluhan
Sean Combs atau P Diddy dan Kim Porter bersama putri kembar mereka D Lila Star Combs dan Jessie James Combs di The Real White Party di perkebunan Combs di East Hampton pada 2 September 2007. (Foto: Getty Images)

“Dari konferensi pers yang kami adakan kemarin, kami telah menerima 12.000 panggilan dalam waktu sekitar 24 jam. Jadi, tugas berat kami adalah mencoba memilah-milah setiap panggilan ini dan memastikan kami mengidentifikasi mereka yang menjadi korban dan mereka yang menjadi saksi serta mengumpulkan bukti,” ungkap Buzbee, seperti dikutip New York Post, Sabtu (5/20/2024).

“Kami memiliki hampir 100 orang yang mengerjakan tugas ini,” imbuhnya.

Pengacara tersebut mengatakan timnya berusaha memastikan klaim yang dibuat oleh setiap korban dugaan tambahan, di samping 120 kasus yang telah mereka identifikasi, tidak dapat dibantah sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

“Sebanyak 120 kasus yang kami umumkan kemarin, itu adalah klaim yang dapat kami ajukan sekarang juga terhadap Sean Combs, tetapi kami berusaha memastikan ketika kami mengajukan kasus ... kami menyertakan setiap pihak yang berpotensi bertanggung jawab,” tutur Buzbee kepada media tersebut.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia