Kamis, 14 Mei 2026

2025, Setiap Perempuan Dapat Hadiah Ulang Tahun Skrining Kanker Gratis

Investor.id
2 Nov 2024 | 22:11 WIB
BAGIKAN
Asosiasi Advokasi Kanker Perempuan Indonesia (A2KPI) dan para dokter onkologi membahas Penyusunan Rencana Aksi Rencana Nasional Kanker Payudara di Indonesia di Jakarta, Kamis (31/10/2024).
Asosiasi Advokasi Kanker Perempuan Indonesia (A2KPI) dan para dokter onkologi membahas Penyusunan Rencana Aksi Rencana Nasional Kanker Payudara di Indonesia di Jakarta, Kamis (31/10/2024).

JAKARTA, investor.id – Kementerian Kesehatan di bawah Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menurunkan angka kematian akibat penyakit kanker, terutama pada perempuan. Tahun 2025, setiap perempuan yang berulang tahun akan mendapat hadiah berupa layanan skrining gratis kanker di puskesmas.

“Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sudah mencanangkan10 ribu unit USG di seluruh Indonesia untuk mendeteksi kanker. Lalu 500 alat mamografi di seluruh Indonesia untuk mendeteksi kanker payudara. Sayangnya pemanfaatan USG dan mamografi  ini masih sangat sedikit,” kata Penasihat Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kesehatan RI Ida Rachmawati Gunadi Sadikin.

Ida berbicara dalam paparan mengenai Peran LSM dan Komunitas Peduli Kanker Payudara dalam Penyusunan Rencana Aksi Rencana Nasional Kanker Payudara di Indonesia di Jakarta, Kamis (31/10/2024). Acara ini digelar oleh A2KPI (Asosiasi Advokasi Kanker Perempuan Indonesia).

ADVERTISEMENT

Karena itu, lanjut Ida Kemenkes akan meluncurkan program hadiah ulang tahun bagi setiap perempuan berupa layanan skrining gratis. “Ini ada bocoran program terbaru Kemenkes, tahun depan, setiap perempuan yang ulang tahun mulai anak sekolah remaja, dewasa, dan lansia, akan dapat hadiah skrining gratis kanker payudara, kanker serviks, dan kanker hati, supaya bila ada kanker dapat terdeteksi lebih awal,” ungkap Ida Gunadi Sadikin.

Ida mengungkapkan, “Kalau melihat data, 70% kanker payudara itu berujung menjadi penyebab kematian. Ini angka yang miris. Apalagi ibu saya juga mninggal karena kanke rpayudara,” ujar Ida.

1 dari 8 Perempuan Menderita Kanker Payudara

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menjelaskan, “Hingga saat ini, kanker payudara masih menjadi jenis kanker terbanyak no 2 di kalangan perempuan di Indonesia, dan salah satu penyebab utama kematian terkait kanker. Hampir 70% diketahui sudah pada stadium lanjut. Oleh sebab itu, penanganan kanker menjadi salah satu prioritas Pemerintah dan rencana strategisnya tertuang dalam Rencana Kanker Nasional 2024 - 2034 yang diluncurkan awal Oktober lalu,” kata Nadia.

Koordinator Pelayanan Kanker Terpadu RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (PKaT RSCM) Prof Dr dr Soehartati Argadikoesoema Gondhowiardjo, SpRad (K),Onk.Rad menjelaskan,"Kanker payudara dapat dikontrol bila ditemukan dan diobati dengan benar dalam keadaan dini, juga dengan hasil kosmetik yang lebih baik.

“Deteksi dini dan terapi yang tepat sangat penting - jangan percaya pada terapi yang tidak berbasis bukti. Tapi sayangnya, masih banyak perempuan yang takut melakukan skrining,” ujar Prof Soehartati.

Soal ini, Ida menyebut, harus ada daya tarik agar para perempuan mau melakukan skrining. “Mungkin nanti hadiah srining gratis ini sekalian dikasih sembako, bisa gula atau beras, supaya ibu-ibu mau datang untuk skrining kanker,” ujar Ida Gunadi Sadikin.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 47 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 56 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia