Operasi Batu Kantong Empedu untuk Cegah Komplikasi
JAKARTA, investor.id – Tindakan operasi bisa dilakukan dalam penanganan batu kantong empedu untuk mencegah timbulnya komplikasi peradangan yang lebih berat pada pasien.
Hal ini disampaikan dr. Arnetta Naomi Louise Lalisang Sp.B Subsp.BD(K) dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Ia menerangkan, batu kantong empedu muncul karena mekanisme kantong empedu dalam berkontraksi tidak sempurna. Ini mengakibatkan sebagian cairan empedu tidak mengalir dari hati ke usus besar dan tertinggal di kantong empedu.
"Kalau enggak dioperasi tentu kemungkinannya pasti pasien akan mengalami nyeri berulang," ucapnya dalam diskusi daring yang membahas penanganan batu kantong empedu, Rabu (18/12/2024).
"Terus, kalau misalnya si batu itu nyumbat di ujung muara kantong empedu, bisa terjadi kolesistitis, itu kan sudah terjadi infeksi, memang sudah makin lagi menjadi indikasi untuk dioperasi," lanjutnya. Arnetta merujuk pada peradangan kantong empedu akibat cairan empedu yang terperangkap di dalam kantong empedu.
Dalam penanganan batu kantong empedu, Arnetta mengtakan tindakan operasi dilakukan untuk mengangkat kantong empedu yang menjadi penyebab nyeri di perut bagian atas.
Menurut dia, operasi standar dalam penanganan batu kantong empedu utamanya adalah laparoskopi. Prosedur bedah minimal invasif ini menggunakan laparoskop yang dilakukan dengan membuat sayatan kecil di pusar untuk mengeluarkan kantong empedu.
Seiring dengan berkembangnya teknologi kesehatan, operasi pengangkatan kantong empedu atau kolesistektomi juga bisa dilakukan secara robotik.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

