Jumat, 15 Mei 2026

Kelompok Masyarakat dengan Imunitas Rendah, Rentan Kena HMPV

Penulis : Vinnilya Huanggrio
12 Jan 2025 | 13:36 WIB
BAGIKAN
Praktisi Kesehatan Masyarakat dr. Ngabila Salama
Praktisi Kesehatan Masyarakat dr. Ngabila Salama

JAKARTA, investor.id – Praktisi Kesehatan Masyarakat dr. Ngabila Salama mengingatkan masyarakat agar mewaspadai merebaknya Human Metapneumovirus (HMPV) di Indonesia. Virus ini rentan menjangkiti orang-orang dengan imunitas rendah, seperti bayi, balita, lansia, dan ibu hamil.

Selain kelompok masyarakat tersebut, Ngabila pun menyebut orang dengan comorbid, dan imunodefisensi seperti HIV, juga rentan terhadap virus ini. 

Menurut Ngabila, jika gejala terkena HMPV tersebut sudah berat, dapat menyebabkan sesak napas, pneumonia, dan pada anak-anak pengidap bronchiolitis dapat mengancam nyawa.

ADVERTISEMENT

Meskipun tingkat kematian atau pun angka fatalitasnya itu tidak begitu tinggi. HMPV merupakan infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh virus jenis RNA yang berbeda keluarga (family) dari influenza.

“Cara penularan dan gejalanya sama persis, tetapi virus ini lebih cepat menular dibandingkan virus influenza, tetapi lebih banyak menyerang kepada orang-orang dengan imunitas yang rendah saja,” jelas Ngabila, Minggu (12/1/2025).

Namun, Ngabila menjelaskan, HMPV tidak berpotensi menjadi pandemi seperti Covid-19 lantaran HMPV ini sudah ditemukan sejak tahun 2001 silam di Belanda dan sudah bersirkulasi baik itu di dunia maupun di Indonesia. 

Semua kasus di dalam negeri, bahkan sudah sembuh. Bisa jadi diri kita sendiri ataupun orang sekitar sudah pernah terkena HMPV.

“Berbeda dengan Covid-19 yang baru pertama kali ditemukan di dunia pada 31 Desember 2019 di Wuhan China,” pungkasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia