Jumat, 15 Mei 2026

Sebanyak 881 Puskesmas di Jateng Siap Layani CKG, Termasuk Cek Kesehatan Mental

Penulis : Widy Wicaksono
10 Feb 2025 | 16:31 WIB
BAGIKAN
Warga Kota Semarang datang ke Puskesmas Pandanaran untuk melakukan cek kesehatan gratis. Senin (10/2/2025).
Warga Kota Semarang datang ke Puskesmas Pandanaran untuk melakukan cek kesehatan gratis. Senin (10/2/2025).

SEMARANG, investor.id – Pemerintah mulai melaksanakan program cek kesehatan gratis (CKG) hari ini. Di Jawa Tengah (Jateng), sebanyak 881 Puskesmas di 35 kabupaten/kota telah siap melayani masyarakat yang hendak melakukan CKG, termasuk pemeriksaan kesehatan mental atau mental health.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng Yunita Syah Suminar mengatakan, program tersebut berlaku untuk semua usia, mulai dari bayi lahir hingga lansia. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan mendaftarkan diri melalui aplikasi Satu Sehat Mobile (SSM).

Setiap Puskesmas menyediakan 30 kuota bagi warga yang ingin memeriksakan kesehatannya. Masyarakat yang sudah mendapat giliran cek kesehatan akan di-screening terlebih dahulu untuk menentukan pemeriksaan yang akan dilakukan.

ADVERTISEMENT

"Mulai dari bayi lahir usia 25 jam. Jadi idealnya 48 jam, tapi setelah 24 jam dilakukan pemeriksaan tertentu yang nanti akan ketahuan apakah misalnya memiliki hipertiroid, lemah jantung, itu jadi sudah dideteksi dari awal," jelasnya, Senin (10/2/2025).

Namun, calon pasien yang tak memiliki handphone pun tetap bisa mendapat pemeriksaan kesehatan gratis dengan mendatangi Puskesmas secara manual. Nantinya, akan ada petugas yang membantu mengarahkan. 

"Seyogyanya memang dilakukan di tempat asal. Tapi kalau tidak ada waktu, tidak masalah. Untuk kuota per harinya 30 peserta. Tetapi kalau ada yang datang nggak mungkin ditolak," jelasnya.

Program itu, kata Yunita, bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan dan mencegah penyakit menular maupun tidak menular.

Pemeriksaan kesehatan gratis itu juga meliputi berbagai jenis pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan gigi, telinga, mata, hipertensi, TBC, gula darah, jantung, kanker serviks, hingga pemeriksaan kesehatan jiwa.

"Saat ini yang utama baru Puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan gratis. Nanti berikutnya semua Puskesmas dan klinik yang bekerja sama dengan RS. Untuk tahap pertama, pemeriksaan akan dilakukan di semua Puskesmas di Jawa Tengah, ada 881," tuturnya. 

Ia pun berharap pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan.

Di Kota Semarang, pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan di Puskesmas Pandanaran, Puskesmas Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara. Dua Puskesmas itu menjadi salah satu Puskesmas yang banyak didatangi masyarakat untuk cek kesehatan gratis.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia