Jumat, 15 Mei 2026

Sebanyak 30% Kepala Daerah Punya Kadar Kolestrol di Atas Normal

Penulis : Maria Gabrlelle
17 Feb 2025 | 21:57 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya di Kantor Kemendagri, Jakarta, pada Minggu, (16/2/25). (B-Universe Photo/Ricki Harahap)
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya di Kantor Kemendagri, Jakarta, pada Minggu, (16/2/25). (B-Universe Photo/Ricki Harahap)

JAKARTA, investor.id – Hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di Kementerian Dalam Negeri 16-17 Februari 2025 menunjukkan, sebanyak 30% kepala daerah dan wakilnya memiliki kadar kolestrol dalam darah di atas batasan normal atau di atas rata-rata.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, dari 944 kepala daerah dan wakilnya yang telah mengikuti pemeriksaan, beberapa di antaranya perlu atensi khusus.

"Kami berikan atensi khusus karena memiliki riwayat operasi dalam jangka waktu 6 bulan dari sekarang, 6 bulan yang lalu. Ada operasi jantung misalnya dan ada beberapa operasi yang lain," ujar Bima Arya kepada awak media di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (17/2/2025) sore.

ADVERTISEMENT

Diketahui sebanyak 17 orang belum melakukan pemeriksaan. Pihak Kemendagri tengah menunggu laporan medical check up dari yang bersangkutan.

Kemudian 17 orang tersebut akan melakukan pemeriksaan kesehatan saat retret kepala daerah di Magelang, 21 - 28 Februari 2025. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan, apalagi tidak sedikit kepala daerah dengan kadar kolesterol, asam urat ataupun gula di atas rata-rata.

"(Yang belum cek kesehatan) akan dilakukan di Magelang karena kami akan ada tim medik nanti di sana. Secara keseluruhan juga kami pantau semua ada sekitar 30% yang kolesterolnya di atas rata-rata, di atas 200 dan ada juga yang angka asam urat dan kadar gula itu agak sedikit di atas," jelasnya.

Menurut Bima, meski secara menyeluruh dinyatakan sehat dan tidak memiliki gejala, namun catatan tersebut tetap diperhatikan. Setelah pemeriksaan kesehatan, agenda selanjutnya kepala daerah akan menerima pengarahan di Monas.

"Jadi besok akan dilakukan pengarahan di Monas pukul 07.00 dan nanti hari Rabunya akan ada gladi yang sifatnya lebih detail terkait dengan prosesi seremoni pergeseran menuju istana dan di istana nantinya," tandas Bima Arya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 48 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia