Jumat, 15 Mei 2026

Bill Gates Mau Uji Coba Vaksin TBC di Indonesia, Mulai Kapan?

Penulis : Ichsan Ali
8 Mei 2025 | 21:46 WIB
BAGIKAN
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (8/5/2025). (B-Universe Photo/Ichsan Ali)
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (8/5/2025). (B-Universe Photo/Ichsan Ali)

JAKARTA, investor.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menerangkan vaksin TBC kolaborasi internasional yang digagas oleh Gates Foundation milik Bill Gates dalam tahap uji klinis tingkat lanjut atau tahap 3 di Indonesia.

Dia menyampaikan, uji klinis tahap 3 tengah dilakukan di tujuh negara termasuk Indonesia. Uji klinis diperlukan sebelum vaksin TBC itu mengantongi izin penggunaan secara massal.

“Itu dicobakan di 7 negara ini untuk melihat efeksi sama keamanannya. Jadi safety sama efekasinya. Diharapkan nanti di akhir 2028 itu bisa keluar,” tegas Budi kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (8/5/2025).

ADVERTISEMENT

Budi mengatakan, Indonesia memilih untuk menjadi lokasi uji klinis vaksin TBC yang ditawarkan Bill Gates karena melihat sejumlah keuntungan. Pertama, pemerintah bisa memastikan vaksin tersebut cocok secara genetis dengan orang Indonesia.

Kedua, kita bisa mendapatkan akses terhadap teknologi vaksin ini. Karena ilmuwan-ilmuwan kita kan dilibatkan. Ini kerjasama dengan Universitas Padjadjaran dan Universitas Indonesia,” imbuh Budi.

Ketiga, Indonesia berkesempatan untuk memproduksi vaksin secara mandiri melalui salah satu BUMN, yakni Bio Farma.

“Karena setiap tahun kan yang kena TBC itu satu juta orang di Indonesia. Ini yang harus kita produksi vaksinnya minimal 10 kali lipatnya lah supaya bisa memastikan orang-orang kita enggak kena dan 100 ribu orang Indonesia yang meninggal setiap tahunnya bisa kita elakkan,” papar Budi.

Lebih lanjut, Budi menuturkan, vaksin adalah alat paling efektif untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular, sebagaimana yang pernah dilakukan saat pandemi Covid-19.

“Covid-19 berhenti karena apa? Karena vaksin. Jadi, semua penyakit menular yang pernah menyerang kita secara drastis seperti cacar, covid itu bisa berhenti karena ada vaksin. Itu bukti ilmiahnya,” pungkas Budi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 44 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 46 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia