Jumat, 15 Mei 2026

Transplantasi Ginjal Turunkan Beban Pembiayaan Sistem Kesehatan Nasional

Penulis : Mardiana Makmun
26 Jun 2025 | 05:30 WIB
BAGIKAN
Dokter Tim Transplantasi Ginjal Siloam Asri memaparkan kemajuan dan manfaat transplantasi ginjal bagi penderita gagal ginjal kronis di Surabaya, Jawa Timur.
Dokter Tim Transplantasi Ginjal Siloam Asri memaparkan kemajuan dan manfaat transplantasi ginjal bagi penderita gagal ginjal kronis di Surabaya, Jawa Timur.

JAKARTA, investor.id – Transplantasi ginjal memberikan harapan hidup tinggi bagi penderita penyakit ginjal kronis stadium akhir, dibandingkan cuci darah (dialysis) jangka panjang. Prosedur ini juga membantu menekan beban biaya kesehatan nasional.

“Transplantasi ginjal bukan sekadar prosedur medis. Ini adalah titik balik yang memungkinkan pasien kembali menjalani kehidupan yang aktif, mandiri, dan produktif tanpa ketergantungan pada mesin dialisis,” ungkap Ketua Tim Transplantasi Ginjal Siloam ASRI Prof Dr dr Endang Susalit, Sp.PD-KGH, FINASIM pada acara Kidney Transplantation Patient Gathering bertajuk ‘Real Stories, Real Recovery: The Power of a Second Chance’ pada Sabtu (21/6/2025) di  Surabaya.

Hal ini dirasakan Leonardus Wolfe, penerima transplantasi ginjal asal Surabaya. Ia kini telah kembali aktif bekerja dan menjalani hidup tanpa ketergantungan pada dialisis. “Dulu saya merasa hidup saya berhenti. Tapi setelah transplantasi, saya mendapatkan kesempatan kedua. Bisa bekerja kembali, dan punya energi untuk menikmati hidup, itu semua tak ternilai,” ungkap Leon.

Medical Managing Director Siloam Hospital Group, dr Grace Frelita menyampaikan semakin banyak penderita ginjal yang melakukan transplantasi ginjal. “Sejak 2017, Siloam Hospitals ASRI telah melaksanakan lebih dari 450 prosedur transplantasi ginjal dengan hasil yang sangat baik. Kami mencatat tingkat kelangsungan hidup pasien satu tahun sebesar 97,2% dan tingkat keberfungsian ginjal pascatransplantasi mencapai 98,3%. Angka ini mencerminkan dedikasi tinggi, kolaborasi lintas disiplin, serta keunggulan kompetensi klinis yang dimiliki oleh tim transplantasi ginjal di Siloam,” ungkap dr Grace.

ADVERTISEMENT

Senada dengan itu, Prof. Dr. dr. Nur Rasyid, Sp.U(K), Ketua Tim Urologi Transplantasi Ginjal Siloam ASRI, menegaskan bahwa prosedur ini tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga berdampak besar terhadap efisiensi sistem kesehatan. “Transplantasi ginjal tidak hanya menawarkan harapan baru, tetapi juga secara nyata menurunkan beban pembiayaan sistem kesehatan nasional yang tinggi akibat terapi dialisis jangka panjang,” ujar Prof dr Nur.

Dokter penyakit dalam dr Nunuk Mardiana, Sp.PD-KGH berharap masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bahaya gagal ginjal.

“Penderita gagal ginjal sering datang tanpa gejala awal. Karena itu penting menjaga gaya hidup sehat sebagai langkah pencegahan, serta mengenal berbagai pilihan terapi untuk pasien dengan gagal ginjal tahap akhir, mulai dari cuci darah, peritoneal dialisis, hingga transplantasi ginjal,” ungkap dr Nunuk Mardiana, Sp.PD-KGH.

Capai Rp11 Triliun

Sebelumnya, di kesempatan berbeda, Deputi Direksi Bidang Kebijakan Penjaminan Manfaat BPJS Kesehatan Ari Dwi Aryani menjelaskan pembiayaan pengobatan penyakit ginjal kronis pada 2024 mencapai Rp11 triliun karena adanya peningkatan jumlah pasien yang mendapat perawatan.

Menurut dia, peningkatan jumlah pasien yang dirawat didorong oleh aksesibilitas terhadap pelayanan fasilitas kesehatan yang semakin terbuka lebar. Hal itu ditunjukkan dengan peningkatan jumlah rumah sakit mitra BPJS Kesehatan yang memiliki pelayanan hemodialisis atau cuci darah.

"Memang jumlah pasiennya meningkat, aksesibilitas kan terbuka ya. Jumlah rumah sakit yang kerja sama pembukaan HD center itu lebih banyak," kata Ari pada World Kidney Day 2025 di Jakarta.

Sebagai informasi, pembiayaan perawatan penyakit ginjal kronis BPJS Kesehatan tercatat naik signifikan dari Rp6,5 triliun pada tahun 2019 menjadi Rp11 triliun pada tahun 2024.

Dia juga menyoroti pelonjakan pembiayaan gagal ginjal BPJS Kesehatan juga terkait dengan peningkatan kasus gagal ginjal kronis, termasuk dari kalangan generasi muda.

"Masyarakat yang sakit non communicable disease (penyakit tidak menular kronis) meningkat juga banyak. Tetapi akses yang terbuka itu yang lebih menunjang untuk orang dengan mudah datang ke fasilitas kesehatan," ujar Ari.

Selain peningkatan jumlah pasien, Ari menyebutkan faktor lain yang berkontribusi pada peningkatan pembiayaan penyakit ginjal kronis adalah kenaikan tarif perawatan di rumah sakit dan harga obat-obatan.

Diketahui, BPJS telah mempermudah pelayanan kesehatan bagi penderita gagal ginjal yang harus cuci darah dengan tidak perlu kembali ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) untuk memperpanjang surat rujukan.

Jika memerlukan layanan hemodialisis terus menerus, surat rujukan dapat di perpanjang di fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKTRL) tempat pasien melakukan hemodialisis.

Fasilitas ini juga sudah tersedia di aplikasi mobile JKN yang semakin mempermudah masyarakat mengakses pengobatan gagal ginjal.

BPJS telah menjamin semua layanan terkait penyakit gagal ginjal seperti skrining untuk deteksi dini bagi yang masih sehat, hemodialisa atau cuci darah (CAPD) hingga transplantasi ginjal.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia