Jumat, 15 Mei 2026

Wisatawan Antusias Saksikan Selo Festival Art di Boyolali

Penulis : Joko Laksono
28 Jun 2025 | 17:58 WIB
BAGIKAN
Warga di lereng Gunung Merapi di Selo Boyolali Jawa Tengah gelar kirab budaya untuk menarik kunjungan wisatawan, Sabtu 28 Juni 2025. (Beritasatu.com/ Joko Laksono).
Warga di lereng Gunung Merapi di Selo Boyolali Jawa Tengah gelar kirab budaya untuk menarik kunjungan wisatawan, Sabtu 28 Juni 2025. (Beritasatu.com/ Joko Laksono).

BOYOLALI, investor.id – Wisata budaya menjadi salah satu pilihan dalam mengisi waktu libur panjang sekolah. Di antaranya dengan menyaksikan Selo Festival Art yang digelar di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Lokasi yang berada di lereng Gunung Merapi ini menghadirkan kirab budaya yang diikuti 10 desa yang berada di Kecamatan Selo, serta menampilkan pertunjukan seni tari khas Boyolali.

Salah satu momen yang paling dinanti dalam festival ini adalah prosesi berebut gunungan, yakni gunungan berisi hasil bumi berupa buah dan sayuran yang diarak peserta kirab. Gunungan yang merupakan simbol syukur atas limpahan hasil bumi tersebut lalu diperebutkan oleh masyarakat serta wisatawan.

ADVERTISEMENT

Ratusan pengunjung dari berbagai daerah, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, tampak antusias ikut berebut gunungan. Mereka meyakini bahwa mendapatkan buah atau sayuran dari gunungan tersebut akan membawa keberkahan bagi yang mendapatkannya.

Sebelum acara berebut gunungan, festival ini diawali dengan kirab budaya dari 10 desa di Kecamatan Selo. Masing-masing desa menampilkan kostum warna-warni dan pertunjukan seni tari tradisional khas daerahnya. Kirab ini menjadi hiburan tersendiri bagi para pengunjung, termasuk para wisatawan luar daerah yang datang mengisi masa liburan panjang. 

Salah satu wisatawan asal Kebumen Nikmah (19) mengaku sengaja datang untuk menyaksikan Selo Festival Art. Ia merasa kegiatan ini sangat seru dan menghibur dan menjaga kelestarian budaya Jawa.

"Ini sangat bagus dan unik, anak anak disini sangat menjaga kelestarian nenek moyang. Kalau ditempat saya seperti hampir sudah tidak ada," katanya.

Ia berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lebih sering karena bisa memperkenalkan tradisi budaya kepada generasi muda.

"Saya berharap kesenian atau tradisi ini bisa dilestarikan dan diadakan setiap tahunnya," tambahnya.

Hal senada disampaikan Zahra, (19) wisatawan asal Semarang. Menurutnya, festival ini bukan hanya menarik dari segi hiburan, juga mampu melestarikan budaya leluhur.

"Jarang ada festival seperti ini. Budaya lokalnya kental sekali. Selain hiburan, ini juga jadi edukasi untuk anak-anak tentang tradisi nenek moyang," tutur Zahra. 

Sementara itu, Camat Selo, Eko Dodi Aprianto, menjelaskan bahwa Selo Festival Art merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-178 Kabupaten Boyolali sekaligus menyemarakkan Tahun Baru Islam. Festival ini juga bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata di wilayah Selo dan Boyolali secara keseluruhan. 

"Kecamatan Selo tidak hanya memiliki daya tarik wisata alam, tetapi juga budaya. Kirab budaya ini juga untuk mengisi liburan sekolah dan sekaligus menarik para wisatawan," katanya, Sabtu (28/7/2025).

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 46 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia