Dokter China Keluarkan Bola Rambut 2 Kg dari Perut Remaja
BEIJING, investor.id – Seorang gadis berusia 15 tahun di China menjalani operasi untuk mengeluarkan bola rambut seberat dua kilogram dari perutnya. Bola rambut ini terbentuk selama enam tahun akibat trikofagia, yaitu kondisi di mana ia menarik dan memakan rambutnya sendiri.
Menurut South China Morning Post, gadis bernama Nini dari Provinsi Henan ini dirawat di Rumah Sakit Anak Wuhan bersama ibunya. Ia menunjukkan gejala-gejala parah dan tubuhnya termasuk sangat kurus (beratnya 35 kg dengan tinggi 1,6 m) dan amenore (tidak menstruasi selama enam bulan).
Nini dilarikan ke rumah sakit oleh ibunya setelah mengalami sakit perut yang parah dan tidak dapat makan, yang membuatnya pingsan. Dokter mendiagnosisnya dengan anemia berat dan menemukan ia telah memakan rambutnya sendiri selama enam tahun, yang menyebabkan terbentuknya bola rambut besar di perutnya.
Dokter menemukan gumpalan rambut besar, yang terdiri dari rambut dan sisa makanan, memenuhi sebagian besar perut Nini dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Pada 14 Juli 2025, ia menjalani operasi pengangkatan gumpalan rambut tersebut.
Selama operasi, dokter mencatat perut Nini telah membengkak dua kali lipat dari ukuran normal. Untungnya, Nini mulai pulih dengan baik dan mulai makan hanya lima hari setelah operasi.
Nini dipulangkan dari rumah sakit dan kembali untuk pemeriksaan lanjutan pada 5 Agustus 2025, di mana dokter memastikan ia telah pulih dengan baik. Ia menunjukkan rasa terima kasihnya dengan membawa buket bunga yang terbuat dari permen. Ibunya melaporkan berat badan Nini bertambah, menunjukkan kemajuan positif dalam pemulihannya.
"Jika anak-anak telah memakan benda-benda non-makanan seperti rambut dan kaca selama lebih dari sebulan dan tidak dapat berhenti, orang tua harus mewaspadai kondisi yang disebut trikofagia dan membawa mereka ke rumah sakit," jelas seorang dokter.
Menurut Dr. Liu Fang dari Rumah Sakit Jinling di Nanjing, pasien trikofagia biasanya memerlukan pendekatan perawatan komprehensif yang menggabungkan penyesuaian pola makan, perawatan psikiatris, dan pengobatan.
"Kami akan menyarankan pasien untuk mengonsumsi lebih banyak makanan kaya vitamin. Kami juga akan mengoreksi kognisi pasien yang salah untuk mengubah perilaku mereka. Ketiga, kami akan meresepkan cairan oral untuk meningkatkan kesehatan mereka," kata Dr. Fang.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






