Minggu, 21 Juni 2026

Robertson Bertekad Bawa Skotlandia Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026

Penulis : Grace El Dora
19 Jun 2026 | 18:51 WIB
BAGIKAN
Andrew Robertson dari Skotlandia berbicara kepada media selama konferensi pers menjelang pertandingan sepak bola Grup C Piala Dunia antara Skotlandia dan Maroko di Foxborough, Massachusetts, dekat Boston, AS pada Kamis (18/6/2026). (Foto: AP/ Martin Meissner)
Andrew Robertson dari Skotlandia berbicara kepada media selama konferensi pers menjelang pertandingan sepak bola Grup C Piala Dunia antara Skotlandia dan Maroko di Foxborough, Massachusetts, dekat Boston, AS pada Kamis (18/6/2026). (Foto: AP/ Martin Meissner)

JAKARTA, investor.id – Kapten tim nasional Skotlandia, Andrew Robertson, menegaskan ambisi besarnya untuk membawa negaranya mencetak sejarah baru pada ajang Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko. Skotlandia bertekad menembus babak gugur untuk pertama kalinya, setelah dalam delapan partisipasi sebelumnya selalu terhenti di babak grup.

“Kami ingin menjadi tim pertama yang mampu melakukan hal itu bagi negara kami,” ujar Robertson seperti dilansir dari laman resmi FIFA, Jumat (19/6/2026).

Langkah awal Skotlandia di turnamen ini terbilang positif. Mereka berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menaklukkan Haiti 1-0 di laga pembuka Grup C. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Tartan Army, julukan timnas Skotlandia, menjelang laga krusial kontra Maroko yang akan berlangsung Sabtu (20/6/2026) pukul 05.00 WIB di Stadion Boston, Foxborough.

Kemenangan atas Maroko akan memastikan langkah Skotlandia otomatis melaju ke babak 32 besar. Saat ini, Skotlandia memimpin klasemen sementara Grup C, menyusul hasil imbang 1-1 antara Brasil dan Maroko di pertandingan lainnya.

ADVERTISEMENT

Meski harus menghadapi Maroko yang berada di peringkat keenam FIFA, terpaut 31 tingkat di atas Skotlandia, Robertson tetap optimistis. Ia mengakui kualitas Maroko yang sempat mengejutkan dunia dengan menembus posisi empat besar pada Piala Dunia 2022.

“Mereka tampil luar biasa di Piala Dunia terakhir. Mereka menjadi kebanggaan Afrika. Namun, fokus kami adalah performa sendiri. Semoga saat peluit akhir berbunyi, kami yang bisa tersenyum,” tegas bek anyar Tottenham Hotspur tersebut seperti dikutip Associated Press, Jumat.

Pelatih Skotlandia Steve Clarke justru melihat status underdog timnya sebagai keuntungan.

“Saat melawan Haiti kami dijagokan dan pertandingan terasa sulit. Kali ini kami tidak diunggulkan, dan terkadang Skotlandia lebih menyukai situasi seperti itu,” pungkas pelatih berusia 62 tahun tersebut.

Skotlandia memiliki sejarah panjang dalam dunia sepak bola, namun sering kali kesulitan untuk berbicara banyak di turnamen tingkat dunia. Meskipun dikenal memiliki basis pendukung yang fanatik, "Tartan Army" terakhir kali mencicipi putaran final Piala Dunia pada 1998 di Prancis.

Keikutsertaan mereka di Piala Dunia 2026 ini bukan sekadar ajang partisipasi, melainkan pembuktian bagi generasi emas sepak bola Skotlandia saat ini yang banyak bermain di liga-liga papan atas Eropa. Keberhasilan menembus babak gugur akan menjadi tonggak sejarah terbesar bagi sepak bola Skotlandia, sekaligus mengubah persepsi dunia mengenai posisi mereka dalam peta kekuatan sepak bola internasional.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia