Minggu, 21 Juni 2026

Pelatih Tanpa Kompromi Afsel yang Curi Perhatian di Piala Dunia

Penulis : Grace El Dora
19 Jun 2026 | 23:48 WIB
BAGIKAN
Khuliso Mudau dari Afrika Selatan (kiri) dan pelatih kepala Afrika Selatan Hugo Broos meninggalkan lapangan setelah pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia antara Republik Ceko dan Afrika Selatan di Atlanta, AS pada Kamis (18/6/2026). (Foto: AP/ Erik S. Lesser)
Khuliso Mudau dari Afrika Selatan (kiri) dan pelatih kepala Afrika Selatan Hugo Broos meninggalkan lapangan setelah pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia antara Republik Ceko dan Afrika Selatan di Atlanta, AS pada Kamis (18/6/2026). (Foto: AP/ Erik S. Lesser)

ATLANTA, investor.id – Hugo Broos, pelatih tim nasional Afrika Selatan, secara tak terduga menjadi sorotan utama dalam gelaran Piala Dunia tahun ini. Di usianya yang menginjak 74 tahun, pelatih asal Belgia ini tidak hanya dikenal karena prestasinya membawa Afrika Selatan kembali ke panggung dunia, tetapi juga karena sikapnya yang blak-blakan dan tegas terhadap media maupun kritikus.

Sejak turnamen dimulai, Broos telah menunjukkan gaya kepemimpinannya yang apa adanya. Ia tak segan "membungkam" pihak-pihak yang mencoba memancing kontroversi, termasuk menolak menjawab pertanyaan bermuatan politis terkait klaim Donald Trump mengenai situasi di Afrika Selatan.

"Saya akan menjawab pertanyaan itu: Kami tidak akan menjawab pertanyaan itu," tegasnya dengan lugas saat konferensi pers seperti dikutip Associated Press, Jumat (19/6/2026).

Tidak hanya media asing, Broos juga tidak menahan diri saat berhadapan dengan kritik dari negaranya sendiri. Pasca kekalahan 0-2 dari Meksiko di laga pembuka, ia menyindir para mantan pemain yang mengkritik timnya.

ADVERTISEMENT

"Bagi mereka yang masih belum tahu, saya bekerja dengan cara saya. Saya tidak pernah mendengarkan orang yang merasa dirinya cukup penting untuk mengkritik tim, padahal jika melihat rekam jejak mereka sebelumnya, sebaiknya mereka diam," tegas Broos.

Selain ketegasannya, Broos juga dikenal vokal soal keadilan di lapangan.

Ia sempat mempertanyakan standar keputusan wasit dan penggunaan VAR yang dianggap tidak konsisten, terutama saat membandingkan insiden yang melibatkan Lionel Messi dengan kartu merah yang diterima pemainnya, Themba Zwane.

Meski dikenal keras, Broos tetaplah sosok yang dihormati. Keberhasilannya membawa Afrika Selatan tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2010 menjadikannya pahlawan bagi para penggemar. Namun, ia tetap membumi, bahkan sempat berkelakar saat ditanya soal wacana pembuatan patung dirinya.

"Seseorang pernah mengatakan bahwa mereka harus membuat patung untuk saya di Afrika Selatan. Saya katakan, buatlah dari kayu agar mudah terbakar saat saya kalah," ujarnya sambil tertawa.

Saat ini, harapan Afrika Selatan untuk lolos dari fase grup tetap terjaga setelah menahan imbang Ceko 1-1. Broos, yang telah menyatakan akan pensiun setelah turnamen ini, kini fokus penuh membawa timnya meraih kemenangan krusial melawan Korea Selatan pada Rabu mendatang.

Kehadiran Hugo Broos di kursi kepelatihan menandai babak baru bagi sepak bola Afrika Selatan. Sejak kesuksesan sebagai tuan rumah pada edisi 2010, timnas Afrika Selatan sempat mengalami masa transisi yang sulit dan absen dalam beberapa turnamen besar.

Penunjukan Broos pada 2021 merupakan langkah strategis federasi untuk membangun kembali mentalitas tim yang disiplin dan taktis. Dengan pengalaman 40 tahun di dunia kepelatihan, Broos membawa pendekatan pragmatis yang terbukti efektif mengembalikan posisi Afrika Selatan sebagai salah satu kekuatan sepak bola yang disegani di benua Afrika hingga mampu menembus pentas dunia saat ini.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 3 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia