Jumat, 15 Mei 2026

BPS: Inflasi Tahunan Sentuh 4% pada Mei 2023

Penulis : Arnoldus Kristianus
5 Jun 2023 | 11:47 WIB
BAGIKAN
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor BPS, Senin (5/6/2023). (B-Universe Photo/Arnoldus Kristianus)
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor BPS, Senin (5/6/2023). (B-Universe Photo/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA,investor.id- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan ke bulan sebesar 0,09%. Sedangkan inflasi tahun ke tahun sebesar 4% dan inflasi tahun kalender sebesar 1,10% pada Mei 2023. Kondisi inflasi tahunan sebesar 4% ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan indeks harga konsumen dari 110,42 pada Mei 2022 menjadi 114,84 pada Mei 2023.

“Dengan capaian ini inflasi tahunan konsisten mengalami penurunan sejak Maret 2023,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Pudji Ismartini dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor BPS pada Senin (5/6/2023).

Dia mengatakan jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran maka inflasi terbesar disebabkan oleh kelompok pengeluaran transportasi yaitu sebesar 10,62% dan memberikan andil 1,29% terhadap inflasi umum. Sedangkan bila dilihat berdasarkan komoditas maka penyumbang terbesar untuk inflasi tahunan Mei 2023 diantaranya adalah bensin (0,91%), beras (0,38%), rokok kretek filter andil (0,32%), kontrak rumah (0,13%), dan bahan bakar rumah tangga (0,13%).

ADVERTISEMENT

Dari 90 kota yang dipantau BPS tercatat seluruh kota mengalami inflasi tahunan dengan 46 kota mengalami inflasi tahunan yang lebih tinggi dari inflasi nasional. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Baru dan Timika masing-masing sebesar 6,04%. Komoditas penyebab inflasi di Kota Baru yaitu beras (1,09%), tarif angkutan udara (0,90%), bensin (0,78%), rokok kretek filter (0,62%), bahan bakar rumah tangga (0,40%), telur ayam ras (0,27%) dan rokok kretek (0,15%).

Komoditas penyumbang inflasi di Timika adalah beras (1,07%), ikan segar (0,65%), cabai rawit (0,62%), bensin (0,57%), rokok kretek filter (0,40%), rokok kretek (0,24%) dan rokok putih (0,23). “Sedangkan inflasi terendah terjadi di Pangkal Pinang yaitu sebesar 1,93%,” imbuh Pudji.

Bila dilihat menurut komponen, maka terbagi menjadi tiga komponen penyumbang inflasi. Pertama, komponen inti mengalami inflasi tahunan sebesar 2,66%, angka ini menunjukan penurunan dari April 2023 yang sebesar 2,83%. Komponen inti memberikan andil terbesar yaitu sebesar 1,73% ke inflasi Mei 2023. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 52 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia