DJP Pantau Pengaruh Moderasi Harga Komoditas terhadap Penerimaan Pajak
JAKARTA, investor.id – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, moderasi harga komoditas yang sedang terjadi akan berdampak ke penerimaan pajak.
Realisasi penerimaan pajak mencapai Rp 830,29 triliun per 31 Mei 2023 atau tumbuh 17,7% (yoy). Realisasi pajak sudah mencapai 48,3% dari target penerimaan pajak tahun 2023 yang sebesar Rp 1.718 triliun.
“Kami akan terus monitor pergerakan harga komoditas yang memberikan dampak kepada PPh (pajak penghasilan). Kami akan memperhitungkan perkiraan penerimaan pajak di 2023 karena adanya moderasi harga komoditas,” tutur Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam dalam konferensi pers APBN Kinerja dan Fakta (KITA) Juni 2023 yang berlangsung secara virtual pada Senin (26/6/2023).
Suryo mengatakan, beberapa sektor yang akan menjadi penopang penerimaan pajak di tahun 2023 yaitu PPh Badan yang berkontribusi sebesar 28,7% dengan pertumbuhan kumulatif selama Januari sampai Mei 2023 sebesar 24,8%, karena ditopang pemulihan aktivitas ekonomi yang mendorong peningkatan profitabilitas. Kedua yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Dalam Negeri (DN) dengan berkontribusi sebesar 22%, secara kumulatif tumbuh 32,5%. PPN DN tumbuh positif sejalan dengan baiknya konsumsi dalam negeri serta dampak penyesuaian tarif.
Ketiga, yaitu PPN Impor telah berkontribusi kepada penerimaan perpajakan sebesar 12,6% dengan pertumbuhan selama Januari sampai Mei 2023 sebesar 4,4%. Keempat, Pajak Penghasilan (PPh) 21 atau pajak yang dibayar karyawan yang dipotong pemberi kerja telah berkontribusi sekitar 11,1 % secara kumulatif berkontribusi sebesar 16,7%.
“Seluruh jenis pajak masih menunjukkan kinerja yang positif, pertumbuhannya secara kumulatif sampai akhir Mei 2023. Harapannya ke depan akan terus kami ikuti dan ini merupakan tumpuan penerimaan pajak sampai dengan akhir tahun ini,” kata Suryo.
Editor: Thomas Harefa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






