Agustus, Inflasi Biaya Pendidikan Meningkat
JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) menyorot tingginya peran kelompok pengeluaran pendidikan terhadap inflasi pada bulan Agustus 2023. Kelompok pengeluaran tersebut mengalami inflasi 0,86% dengan memberikan andil 0,05% pada inflasi Agustus 2023.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, komoditas utama penyumbang andil inflasi kelompok pendidikan adalah biaya akademi atau perguruan tinggi dengan adil inflasi 0,02%. Kemudian diikuti biaya sekolah menengah atas, biaya sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dengan andil masing-masing 0,01%.
“Pada Agustus 2023 biaya perguruan tinggi ini terlihat lebih dominan memberikan andil inflasi kepada kelompok pendidikan ini sejalan dengan agustus 2022 dimana biaya perguruan tinggi memberikan andil dominan pada bulan tersebut,” ucap Pudji dalam konferensi pers, Jumat (1/9/2023).
Jika dilihat secara tahunan, kelompok ini mengalami inflasi sebesar 2,07% atau terjadi kenaikan indeks dari 112,02 pada Agustus 2022 menjadi 114,34 pada Agustus 2023. Alhasil, kelompok tersebut pada Agustus 2023 memberikan andil atau sumbangan inflasi tahunan sebesar 0,12%.
Sementara itu, subkelompok yang mengalami inflasi tahunan tertinggi adalah pendidikan lainnya sebesar 3,59% dan terendah yaitu subkelompok pendidikan tinggi sebesar 1,53%. Adapun komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi tahunan yaitu uang kuliah di perguruan tinggi sebesar 0,03%.
Lebih lanjut, Pudji menerangkan, inflasi kelompok pendidikan cenderung terjadi pada bulan Juli hingga September. Hal ini bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru mulai dari siswa SD hingga mahasiswa di perguruan tinggi. Sejalan dengan kondisi pada Agustus 2022, biaya perguruan tinggi dominan memberikan andil inflasi.
"Kita ketahui bersama bulan Juli adalah momen murid SD sampai SMA memasuki tahun ajaran baru sedangkan bulan Agustus sampai September waktu bagi para mahasiswa memulai perkuliahan," demikian tutur Pudji.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

