Jumat, 15 Mei 2026

Neraca Perdagangan Agustus Surplus US$ 3,12 Miliar 

Penulis : Indah Handayani
15 Sep 2023 | 09:45 WIB
BAGIKAN
PLT Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti
PLT Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Agustus 2023 mengalami surplus sebesar US$ 3,12 miliar. Surplus neraca perdagangan Agustus melonjak 1,83% dibandingkan Juli 2023 yang hanya sebesar US$ 1,31 miliar. Namun, turun 2,65% dibandingkan Agustus 2022.

Nilai ekspor Indonesia Agustus 2023 mencapai US$ 22 miliar atau naik 5,47% dibandingkan ekspor Juli 2023. Dibanding Agustus 2022, nilai ekspor turun sebesar 21,21%. Nilai impor Indonesia Agustus 2023 mencapai US$ 18,88 miliar, turun 3,53% dibandingkan Juli 2023 atau turun 14,77% dibandingkan Agustus 2022.

“Pada Agustus 2023, neraca perdagangan kembali mencatatkan surplus sebesar US$ 3,12 miliar. Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 40 bulan beruntun pada Agustus 2023,” ucap Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers secara hibrid di Kantor BPS, Jakarta, Jumat (15/9/2023).

ADVERTISEMENT

Menurut Amalia, surplus neraca perdagangan pada Agustus 2023 lebih ditopang oleh komoditas non migas sebesar US$ 4,47 miliar. Hal ini disokong oleh komoditas penyumbang surplus, yaitu bahan bakar mineral terutama batu bara juga lemak, minyak hewan nabati, serta barang besi dan baja.

Sedangkan neraca perdagangan komoditas migas mengalami defisit US$ 1,34 miliar pada Agustus 2023. Adapun komoditas penyumbang defisit adalah minyak mentah dan hasil minyak.

Amalia menegaskan, secara kumulatif Januari hingga Agustus 2023, surplus neraca perdagangan mencapai US$ 24,34 miliar. Namun, total surplus neraca perdagangan tahun ini turun US$ 10,55 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu mencapai US$ 34,89 miliar.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 22 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 26 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia