BPS: Nilai Impor Turun 3,53% pada Agustus 2023
Kedua, impor bahan baku/penolong sebesar US$ 13,34 miliar pada Agustus 2023. Sektor ini memberikan kontribusi 76,7% dari total impor Agustus 2023. Impor bahan baku/penolong secara bulanan turun 4,13% dan tahunan turun 20,39%.
“Impor bahan baku penolong turun 4,13% utamanya didorong oleh penurunan impor komoditas minyak mentah, kondensat serta bagian dari sirkuit terpadu elektronik,” tutur Amalia.
Ketiga, impor barang modal sebesar US$ 3,4 miliar pada Agustus 2023. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya terjadi penurunan 4,55%. Sementara itu secara tahunan juga terjadi penurunan impor barang konsumsi sebesar 3,97%.
“Impor barang modal turun 4,55% karena didorong oleh penurunan impor komoditas smartphone, peralatan mesin, serta unit pemrosesan lain untuk komputer pribadi,” kata dia.
Sementara itu Tiongkok masih menjadi negara utama asal impor non migas Indonesia dengan kontribusi mencapai 31,99%. Pangsa impor non migas dari negara- negara Uni Eropa mengalami peningkatan dalam setahun terakhir.
Tiga negara pemasok barang impor non migas terbesar selama Januari-Agustus 2023 adalah Tiongkok sebesar US$ 40,72 miliar (32,65%), Jepang senilai US$ 11,15 miliar (8,94%), dan Thailand senilai US$ 6,95 miliar (5,57%). Impor non migas dari ASEAN US$ sebesar 20,62 miliar (16,53%) dan Uni Eropa sebesar US$ 9,65 miliar (7,74%).
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





