Jumat, 15 Mei 2026

Melawat ke Mesir, Sri Mulyani Gaet Perjanjian Penting untuk Transisi Energi RI

Penulis : Arnoldus Kristianus
26 Sep 2023 | 21:26 WIB
BAGIKAN
Penandatanganan Letter of Intent (LoI) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dalam rangkaian acara Annual Meeting ke-8 AIIB di Sharm El Seikh, Mesir, pada Selasa (26/9/2023). (Foto: Humas Kementerian Keuangan)
Penandatanganan Letter of Intent (LoI) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dalam rangkaian acara Annual Meeting ke-8 AIIB di Sharm El Seikh, Mesir, pada Selasa (26/9/2023). (Foto: Humas Kementerian Keuangan)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah Indonesia melalui PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) melakukan penandatanganan letter of intent (LoI) dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). LoI tersebut merupakan salah satu tonggak penting terkait kerja sama untuk mendukung pencapaian transisi energi di Indonesia.

Melalui LoI tersebut, AIIB berkomitmen untuk menyediakan pembiayaan, bantuan teknis, dan dukungan pengembangan kapasitas yang sangat dibutuhkan untuk mempercepat transisi energi Indonesia, termasuk pembiayaan untuk sistem transmisi di Sumatra, dengan perkiraan biaya US$ 657 juta untuk tahun 2024-2026 dan tambahan US$ 213 juta pada tahun 2023.

Penandatanganan LoI tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT PLN dan Direktur Utama PT SMI dengan perwakilan AIIB, pada saat rangkaian acara Annual Meeting ke-8 AIIB di Sharm El Seikh, Mesir. Proses penandatangan LoI disaksikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

ADVERTISEMENT

Sri Mulyani berkeyakinan bahwa LoI tersebut akan meningkatkan kerja sama Indonesia dengan AIIB, dengan total dana pembiayaan pembangunan yang telah disetujui sebelumnya sebesar US$ 3,1 miliar dan proyek-proyek yang sudah dalam tahap persiapan dengan nilai total US$ 4,3 miliar.

“LoI ini akan memainkan peran penting dalam membantu Indonesia mencapai tujuan transisi energi,” ucap Sri Mulyani dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (26/9/2023).

Menkeu mengatakan untuk mencapai komitmen Enhanced NDC pada tahun 2030 dan net-zero emissions pada tahun 2060 atau lebih cepat, maka Indonesia perlu mempercepat proses transisi dari energi kotor ke energi baru dan terbarukan.

“LoI antara AIIB dengan PT PLN dan PT SMI akan membantu Indonesia mencapai tujuan tersebut dengan menyediakan kerangka kerja untuk kerja sama di sejumlah bidang,” kata Sri Mulyani.

Pertama, menyediakan dukungan keuangan untuk proses transisi energi Indonesia, termasuk pengembangan jaringan transmisi dan distribusi untuk energi terbarukan; mendukung proyek energi terbarukan dan bahan bakar transisi; serta mempromosikan kendaraan listrik dan infrastruktur pengisian daya.

Kedua, mengoperasikan platform negara Energy Transition Mechanism (ETM) Indonesia yang telah dihasilkan dalam masa Presidensi G20 Indonesia 2022, melalui penyediaan pembiayaan jangka panjang yang melengkapi dan terhubung dengan upaya nasional dan multilateral lainnya yang sudah ada, seperti Just Energy Transition Partnership/Platform Transisi Energi yang Adil (JETP) Indonesia.

Ketiga, menjajaki kolaborasi terkait dengan transisi energi di Indonesia yang mencakup penyiapan proyek, berbagi pengetahuan, pengembangan kapasitas, dan bantuan teknis. “Terakhir, membentuk mekanisme penghubung untuk pelaksanaan kerja sama operasional,” imbuh Sri Mulyani.

Salah satu unsur penting dalam implementasi LoI tersebut adalah urgensi realisasi pembiayaan dan dimulainya proyek di lapangan oleh semua pihak yang terlibat dalam waktu dekat. Hal ini diharapkan akan mampu membantu Indonesia mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi baru, serta meningkatkan lingkungan bagi masyarakat dan berkontribusi pada agenda global perubahan iklim.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 20 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia