Begini Jurus Sri Mulyani Jaga Ekonomi RI di Atas 5%
JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati membeberkan jurus pemerintah menjaga perekonomian Indonesia tetap stabil 5% dan merata di tengah kondisi dunia yang bergejolak.
Sebelum itu, Sri Mulyani mengingatkan bahwa gejolak perekonomian dunia yang mempengaruhi harga komoditas perlu diwaspadai. Apalagi, belakangan fenomena El Nino turut berdampak pada pasokan pangan di Tanah Air.
“Kita tentu berharap, kalau harga pangan menurun, maka ini baik. Namun pada saat yang sama, muncul masalah El Nino. Alhamdulillah di Jakarta dua hari ini paling tidak sudah mulai hujan. Kita berharap musim mulai ternormalisasi, dan kemudian musim tanam mulai jalan,” ujarnya, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi 2023, dipantau secara virtual, Senin (6/11/2023).
Meski begitu, Sri Mulyani mengatakan, dalam mengantisipasi kondisi ini, pemerintah telah melakukan berbagai langkah untuk mengamankan demand dan supply pangan. Dia menegaskan, APBN dan APBD juga terus didorong sebagai shock absorber.
“Kalau kita aktif maka perekonomian kita bisa stabil. Perekonomian kita selama ini cukup baik 5% disaat dunia mengalami gejolak. Namun kita mampu menjaganya dan pemulihannya juga bisa mampu cukup merata di seluruh Indonesia,” tegas Sri Mulyani.
Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023 mencapai 4,94% secara year on year (yoy) dan secara kumulatif atau ctc tumbuh 5,05%.
“Di tengah melambatnya perekonomian global, perubahan iklim dan menurunnya harga komoditas ekspor unggulan, perekonomian Indonesia tumbuh 4,94% (yoy) dan secara kumulatif tumbuh 5,05% (ctc),” ucap PLT Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers secara hibrid di Kantor BPS, Senin (6/11/2023).
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






