Jumat, 15 Mei 2026

Neraca Perdagangan Oktober 2023 Surplus US$ 3,48 Miliar

Penulis : Indah Handayani
15 Nov 2023 | 11:19 WIB
BAGIKAN
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Oktober 2023 mengalami surplus sebesar US$ 3,48 miliar. Surplus neraca perdagangan Oktober naik tipis 0,07% dibandingkan September 2023 sebesar US$ 3,41 miliar. Namun, turun 2,12% dibandingkan Oktober 2022.

Nilai ekspor Indonesia Oktober 2023 mencapai US$ 22,15 miliar atau naik 6,76% dibandingkan ekspor September 2023. Dibanding Oktober 2022, nilai ekspor turun cukup dalam sebesar 10,43%. Nilai impor Indonesia Oktober 2023 mencapai US$ 18,67 miliar, naik 7,68% dibandingkan September 2023 atau turun 2,42% dibandingkan Oktober 2022.

“Pada Oktober 2023, neraca perdagangan telah  mencatatkan surplus selama 42 bulan beruntun pada Oktober 2023,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers secara hibrid di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (15/11/2023).

ADVERTISEMENT

Menurut Pudji, surplus neraca perdagangan pada Oktober 2023 lebih ditopang oleh komoditas non migas sebesar US$ 5,31 miliar. Hal ini disokong oleh komoditas penyumbang surplus utama, yaitu bahan bakar mineral (HS27), juga lemak, minyak hewan nabati (HS 15), serta barang besi dan baja (HS 72).

Sedangkan neraca perdagangan komoditas migas mengalami defisit US$ 1,84 miliar pada Oktober 2023. Adapun komoditas penyumbang defisitnya adalah minyak mentah dan hasil minyak.

Pudji menegaskan, secara kumulatif Januari hingga Oktober 2023, total surplus neraca perdagangan mencapai US$ 31,22 miliar. Namun, total surplus neraca perdagangan tahun ini turun US$ 14,22 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu mencapai US$ 45,44 miliar.

"Secara komulatif hingga Oktober 2023, total surplus neraca perdagangan tahun ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu," tutupnya. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 22 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 26 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia