BPS: Komponen Inti Dominasi Kondisi Inflasi Januari 2024
JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan inflasi inti jadi penopang inflasi Januari 2024. Adapun inflasi inti pada Januari 2024 sebesar 0,20% dan memberikan andil sebesar 0,13%.
Inflasi inti pada Januari 2024 disebabkan oleh komoditas emas perhiasan, biaya sewa rumah, dan biaya kontrak rumah. Secara keseluruhan inflasi bulanan pada Januari 2024 sebesar 0,04%.
“Inflasi bulanan 0,04% dominan didorong oleh komponen inti dengan inflasi sebesar 0,20%,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Kamis (1/2/2024).
Secara tahunan komponen inflasi inti mencapai 1,68% dengan andil ke inflasi sebesar 1,08%. Tekanan Inflasi komponen Inti secara tahunan terus mengalami penurunan. Komoditas yang memberikan andil inflasi pada Januari 2024 diantaranya adalah emas perhiasan, gula pasir, biaya kontrak rumah, biaya sewa rumah, dan nasi dengan lauk.
Berikutnya, komponen harga yang diatur pemerintah mengalami deflasi sebesar 0,48% dengan andil deflasi sebesar 0,09%. Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi adalah tarif angkutan udara dan bensin. Secara tahunan komponen harga diatur pemerintah mengalami inflasi 1,74% dan memberikan andil inflasi 0,35%.
Tekanan inflasi tahunan komponen harga diatur pemerintah lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah sigaret kretek mesin (SKM),sigaret kretek tangan (SKT),sigaret putih mesin (SPM), tarif angkutan udara, dan tarif angkutan antar kota.
Sedangkan komponen harga bergejolak mengalami inflasi sebesar 0,01% dengan andil inflasi yang sangat kecil. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah tomat bawang merah, beras, ikan segar, dan daging ayam ras. Secara tahunan komponen harga bergejolak mengalami inflasi hingga 7,22% dan memberikan andil inflasi 1,14%.
“Tekanan inflasi komponen harga bergejolak masih tinggi. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah beras, bawang putih, tomat, cabai merah, dan daging ayam ras,” demikian ungkap Amalia.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






